Breaking News:

Ramadhan 2021

Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Kisah Rasulullah dan Abu Bakar Menyepi di Gua Thawr

Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Kisah Rasulullah dan Abu Bakar Menyepi di Gua Thawr.

Grid.id
Ilustrasi Gurun dan Unta - Cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Kisah Rasulullah dan Abu Bakar Menyepi di Gua Thawr. 

TRIBUNTERNATE.COM - Mengisi waktu ngabuburit di bulan Ramadhan 2021 dengan membaca cerita islami dapat menjadi pilihan yang menyenangkan sambil menunggu buka puasa.

Selain menghibur, kita juga dapat mengambil hikmah dari kisah yang kita baca.

Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit yang dilansir oleh TribunTernate.com dari Islam Can.

Kisah Rasulullah dan Abu Bakar Menyepi di Gua Thawr

Ketika Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar RA mencapai gunung Thawr selama hijrah ke Madinah, Abu Bakar membawanya masuk ke sebuah gua yang dinamai dengan nama gunung itu, yakni Gua Thawr.

Abu Bakar masuk pertama untuk menjelajahi gua dan memastikan bahwa gua itu aman, menutup semua lubang dengan potongan-potongan yang robek dari pakaiannya, membersihkannya dan kemudian meminta Nabi SAW untuk masuk.

Nabi SAW masuk dan segera meletakkan kepalanya di pangkuan Abu Bakar dan tertidur.

Tiba-tiba kaki Abu Bakar disengat serangga berbisa.

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Ngabuburit: Al Waqiah, Surat yang Menjauhkan dari Kemiskinan

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Kisah di Balik Cara Rasulullah Menentukan Mas Kawin

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Hati Mulia Si Budak Buruk Rupa

Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Sebuah Ganjaran dari Membantu Tanpa Pamrih

Sengatan itu sangat menyakitkan sampai air matanya menetes di wajah Rasullah.

Rasulullah segera mengoleskan air liurnya ke kaki Abu Bakar dan rasa sakitnya pun hilang seketika.

Rasulullah dan Abu Bakar mengurung diri di gua ini selama tiga malam, Jumat, Sabtu dan Minggu.

Abdullah, putra Abu Bakar akan pergi menemui mereka setelah senja, bermalam di sana, memberi tahu mereka tentang situasi terakhir di Makkah.

Setelah itu, ketiganya pergi di pagi hari dan berbaur dengan orang Makkah seperti biasa.

Mereka berusaha untuk tidak menarik perhatian sedikit pun.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Penulis: Qonitah Rohmadiena
Editor: Ronna Qurrata Ayun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved