Breaking News:

Konflik Israel Palestina

Kesaksian Jurnalis yang Meliput Serangan Israel di Gaza: Mengerikan, Situasi Kali Ini Sangat Sulit

Kesaksian beberapa jurnalis Palestina tentang pengalaman mereka meliput serangan bom Israel di Gaza: Mengerikan, situasi saat ini sangat sulit.

Penulis: Qonitah Rohmadiena | Editor: Rohmana Kurniandari
AFP/Mahmud Hams
Kesaksian beberapa jurnalis Palestina tentang pengalaman mereka meliput serangan bom Israel di Gaza: Mengerikan, situasi saat ini sangat sulit. 

TRIBUNTERNATE.COM - Beberapa jurnalis Palestina yang meliput serangan Israel di Gaza menceritakan ketakutan dan kelelahan mereka dalam meliput pemboman Israel yang terus berlanjut.

Serangan Israel di Gaza telah menyebabkan beberapa bangunan bertingkat tinggi menjadi sasaran, termasuk blok menara al-Jalaa yang menampung kantor media internasional.

Para pendukung kebebasan pers mengutuk serangan itu sebagai upaya untuk membungkam jurnalis.

Israel juga menghancurkan gedung perkantoran al-Jawhara dan al-Shorouk di Kota Gaza, yang menampung lebih dari selusin media internasional dan lokal.

Pada Rabu (19/5/2021) pagi waktu setempat, Yousef Abu Hussein, seorang jurnalis dari stasiun Radio al-Aqsa di Gaza, tewas akibat terkena serangan Israel di rumahnya di lingkungan Sheikh Redwan di Jalur Gaza utara.

Dilansir dari Al Jazeera, berikut kesaksian beberapa jurnalis Palestina tentang pengalaman mereka meliput serangan bom Israel di Gaza.

Hossam Salem (32), seorang fotografer jurnalistik, tidak berencana untuk meliput gejolak kekerasan terbaru Israel terhadap Palestina.

Dirinya telah meninggalkan Gaza menuju Turki dua tahun lalu.

Baca juga: Israel Semakin Brutal, Pemimpin Hamas Surati Presiden Jokowi, Minta Indonesia Segera Bertindak

Baca juga: Berada di Turki saat Negaranya Diserang Israel, WN Palestina Dengar Suara Rudal saat Telepon Saudara

Namun, ia kembali untuk mengunjungi keluarganya dan tiba pada hari yang sama ketika Israel memulai serangan udara di wilayah Gaza.

“Saya berencana untuk merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga saya. Namun, secara mengejutkan saya disambut oleh serangan besar dan pemboman pada saat kedatangan saya. Itu adalah kejutan besar bagi saya,” kata Salem.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved