Breaking News:

China Tetapkan Kebijakan Pasangan Boleh Punya hingga 3 Anak, Masyarakat Justru Ragu, Apa Alasannya?

Kebijakan Pemerintah China yang mengizinkan semua pasangan memiliki hingga tiga anak disambut keraguan oleh masyarakatnya, singgung biaya hidup tinggi

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rohmana Kurniandari
PIXELS
Ilustrasi bayi lahir 

TRIBUNTERNATE.COM - Pada Senin (31/5/2021), Pemerintah China mengumumkan bahwa pihaknya mengizinkan semua pasangan untuk memiliki hingga tiga anak.

Kebijakan tersebut diambil lantaran jumlah bayi yang lahir di China terus menyusut sementara populasi menua.

Sebagai informasi, pada tahun 1980, di tengah kekhawatiran pada populasi yang membengkak terlalu cepat, China secara resmi menerapkan kebijakan yang menetapkan bahwa sebagian besar pasangan hanya boleh memiliki satu anak.

Kebijakan itu sudah ada selama lebih dari tiga dekade dan ditegakkan oleh birokrasi keluarga berencana secara masif.

Setelah beberapa waktu, pemerintah China pada akhir 2015 mengatakan bahwa masyarakatnya diperbolehkan untuk memiliki dua anak.

Lantas, pada minggu ini, kebijakan tersebut kembali diubah, yakni setiap pasangan boleh memliki hingga tiga anak.

Baca juga: WNA China Terus Berdatangan saat Warga Dilarang Mudik, Muhaimin Iskandar: Pemerintah Nggak Peka

Baca juga: Sebagian Besar Komponen Hancur di Atmosfer, Roket Terbesar China Akhirnya Jatuh di Samudra Hindia

Dahulu, para pemimpin China memuji kebijakan yang mengatur pasangan hanya boleh memiliki satu anak.

Pasalnya, itu bisa menekan pertumbuhan populasi yang eksplosif.

Kebijakan tersebut juga membantu negara keluar dari kemiskinan dan juga membatasi emisi karbonnya.

Kebijakan satu anak itu pun lantas mempengaruhi pola pikir masyarakat China.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved