Breaking News:

Kabar Artis

Kritik Ikon PON XX Papua, Arie Kriting Minta Nagita Slavina Diganti: Demi Hindari Apropriasi Budaya

Arie Kriting kritik penujukkan Nagita Slavina sebagai ikon PON XX Papua: Seharusnya sosok perempuan direpresentasikan langsung oleh perempuan Papua.

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rizki A
Kolase/TRIBUNNEWS & Rans entertainment
Arie Kriting kritik penunjukkan Nagita Slavina sebagai Ikon PON XX Papua, minta Nagita diganti dengan sosok perempuan asli Papua. 

Menurutnya, akan lebih bijak jika menjadikan perempuan asli Papua sebagai wajah atau Duta PON XX Papua.

Ia juga merekomendasikan sejumlah nama yang dinilai mampu merepresentasikan keaslian Papua untuk menjadi Duta Pon XX Papua.

Di antara nama tersebut ada penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Nowela Elisabeth dan Miss Papua 2006, Putri Nere Patty.

Keduanya diharapkan dapat mendampingi pesepakbola asal Papua, Boaz Solossa yang didapuk sebagai Duta PON XX Papua.

“Seharusnya sosok perempuan direpresentasikan langsung oleh perempuan Papua,” tulis Arie Kriting.

“Solusi dari saya, Duta PON XX Papua harus tetap perempuan Papua. Angkat lagi salah satu sosok perempuan Papu, @mikhelia atau @nereputri atau siapa yang dirasa memadai,” lanjutnya.

Namun demikian, Arie tak menampik jika peran Nagita Slavina dalam gelaran PON XX Papua juga sangat diperlukan.

Kekuatan yang dimiliki oleh Nagita Slavina sebagai sosok yang dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia mampu membuat PON XX Papua lebih didengar namanya.

“Tapi kita juga menyadari bahwa kapabilitas kak Nagita dalam membawa misi sosialisasi untuk PON XX Papua ini sangat dibutuhkan,” aku Arie.

Lebih lanjut, agar semua pihak dapat berkontribusi sesuai dengan porsinya, Arie Kriting menyarankan agar Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bisa diposisikan sebagai sahabat Duta, bukan Duta PON XX Papua.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved