Rabu, 6 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kabar Artis

Kondisi Jane Shalimar Dikabarkan Kembali Kritis dan Mengalami Pneumonia Berat Spesifik Covid-19

Dr GD mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Jane Shalimar mengalami Pneumonia berat spesifik Covid-19 akut high risk.

Tayang:
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Jane Shalimar saat ditemui di kawasan Jl. Kapten Tendean Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019). Jane Shalimar dikabarkan mengalami Pneumonia berat spesifik Covid-19 akut high risk. 

TRIBUNTERNATE.COM - Artis Jane Shalimar dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 sejak Kamis, 24 Juni 2021 lalu.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Jane Shalimar kembali kritis karena penyakit yang diidapnya.

Sebelumnya, kondisi Jane Shalimar sempat membaik dan sudah sadarkan diri.

Jane juga sudah mendapatkan ruangan di IGD RS JMC Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2021).

Kabar Jane Shalimar kembali kritis diumumkan oleh pihak Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat DPP Partai Demokrat, Dr GD lewat pesan berantainya.

"Informasi terakhir Jane mengalami kritis lagi," demikian isi pesan berantai dari Dr GD, yang diterima awak media, Rabu (30/6/2021) dini hari.

JAne Shalimar beri klarifikasi terkait dirinya lepas hijab.
Jane Shalimar Dikabarkan Kembali Kritis, Pakai Ventilator, Idap Pnemonia Berat Spesifik Covid-19 (YouTube KH Infotainment)

Baca juga: Ceritakan Rumah Masa Kecilnya di Pinggir Sungai, Melly Goeslaw: Kadang Ada Ular Gede Banget

Baca juga: Singapura Siap Berdamai dengan Covid-19, Bagaimana dengan Indonesia? Ini Tanggapan Dokter Tirta

Dr GD mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, wanita berusia 41 tahun itu mengalami Pneumonia berat spesifik Covid-19 akut high risk.

Kondisi Jane Shalimar diketahui dari hasil laboratorium dan diagnostik Thorax Foto.

"Jadi ada perluasan awan dan infiltrat (kabut putih) di kedua paru-parunya Jane Shalimar," ucapnya.

Dr GD menambahkan, pada Selasa petang, mantan istri Didi Mahardhika itu menjalani tindakan berupa peningkatan konsentrasi oksigen dalam Non- Rebreathing Mask (NRM), 15 liter per menit.

Akan tetapi, Oxy yang dimasukan tidak mampu naik, sehingga Jane harus menerima tindakan lain.

"Tindakan akhir adalah pemasangan ventilator, sebelumnya akan di intubasi agar pasien knock down dalam kondisi sedasi," ungkapnya.

Dr GD pun meminta masyarakat untuk mendoakan Jane Shalimar agar bisa bangkit dan sembuh atas penyakit yang dideritanya saat ini.

"Kiranya JS (Jane Shalimar) dapat melewati masa kritis ini dan Tuhan memampukan kekuatan untuk nya, Amin," ujar Dr GD.

Tak Sadarkan Diri

Jane Shalimar dinyatakan terpapar virus corona Covid-19, kondisinya terbaring lemah dan kritis di ruang UGD.

Saat kondisinya mmeburuk, Jane Shalimar tak mendapatkan tabung oksigen hingga harus antre ruang ICU yang belakangan memang susai didapatkan karena semua RS penuh.

Kondisi Jane Shalimar disampaikan oleh sahabatnya, Olivia, yang sejak awal masuk rumah sakit selalu menemani.

Baca juga: Aktor-Pelawak Edy Oglek Meninggal Dunia karena Covid-19, Jenazah Dimakamkan di TPU Buaran

Baca juga: Virus Corona Varian Delta Mulai Mendominasi, IDI Minta Pemerintah Tutup Akses Keluar-Masuk Indonesia

Jane Shalimar usai menjadi bintang tamu dalam sebuah acara dikawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).
Jane Shalimar usai menjadi bintang tamu dalam sebuah acara dikawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019). (TRIBUNNEWS.COM/Wahyu Firmansyah)

Olivia mengatakan Jane Shalimar sudah dinyatakan positif sejak 24 Juni 2021, kondisinya sempat memburuk dan tak sadarkan diri.

"Positif Covid-19 dari tanggal 24 juni," kata Olivia, sahabat Jane Shalimar kepada awak media, Senin (28/6/2021).

"Kondisinya naik turun, sempat gak sadarkan diri," katanya.

Kondisi Jane sempat memburuk karena ibu satu anak itu tak mendapat ruang ICU dan tabung oksigen di rumah sakit manapun.

Jane sempat dibawa ke RS Fatmawati namun di rumah sakit tersebut sudah penuh pasien di ruangan ICU.

Akhirnya saat ini Jane ditempatkan di JMC Mampang untuk menjalani perawatan sementara, sembari menunggu antrian di ICU.

"Tadi malam nggak dapat ruangan, di rumah sakit Fatmawati full semua," tutur Olivia.

"Karena di RS Fatmawati oksigen belum tersedia, tidak ada kursi roda maupun tempat tidur dan antrian ICU masih 78 orang," jelasnya.

Dalam sebuah pesan yang tersebar, Olivia meminta bantuan pada siapapun yang bisa membantunya mencari rumah sakit dan tabung oksigen untuk Jane Shalimar.

Kondisi Jane saat ini sudah sulit untuk berjalan dan perlu bantuan kursi roda, namun di beberapa rumah sakit sudah penuh.

Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). Peningkatan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta membuat permintaan isi ulang maupun pembelian tabung oksigen meningkat. Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). Peningkatan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta membuat permintaan isi ulang maupun pembelian tabung oksigen meningkat. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Lemas Dilarikan ke Rumah Sakit, Tak Langsung Dapat Tabung Oksigen

Kondisi kritis Jane diceritakan Olivia, lantaran sahabatnya lama mendapatkan tindakan medis, ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kala itu, pada 24 Juni 2021, kondisi wanita 41 tahun itu lemah dan dilarikan ke rumah sakit. Hanya saja, Jane terus berada di UGD dan tidak mendapat tindakan.

"Nah, saat itu engga dapat oksigen. Akhirnya dibawa pulang lagi. Tapi kondisinya makin drop. Masalahnya Jane itu gejalanya sangat berat," ucapnya.

Kemudian mantan istri Didi Mahardhika itu dibawa ke rumah sakit lagi untuk menjalani tes covid-19, dan hasilnya positif.

"Tapi ya mendapat tindakan di UGD, tidak dibawa ke kamar karena memang penuh terus di rumah sakit dalam keadaan kritis. Padahal Jane tidak pakai BPJS," jelasnya.

Olive mengatakan bahwa teman-teman mantan kekasih Iko Uwais itu berusaha mencarikan tabung oksigen.

"Jane sudah dapat oksigen carinya susah banget. Kondisi sekarang itu masih lemas dan tidur. Dia kritis dari semalam sampai tadi pagi," terangnya.

Olivia meminta kepada masyarakat untuk mendoakan Jane Shalimar bisa segeera sadar dan bisa sembuh dari kritis dan sakitnya.

"Doain ya, mudah-mudahan segera lewat masa kritisnya ya," ujarnya.

Saturasi Oksigen Drop

Sebelumnya dilansir Tribunnews.com, Jane Shalimar kabarnya sudah sembuh dari asma yang sempat menyerang dirinya.

Saat ini kondisinya masih mengalami sesak nafas karena Covid-19 yang masih ada di tubuhnya.

Olivia selaku sahabat Jane menuturkan bahwa ibu satu anak itu sudah sadar dan bisa diajak berkomunikasi.

"Asmanya itu pemicunya aja, sekarang tinggal sesak napas karena Covid-19 nya aja," ucap Olivia saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (29/6/2021).

"Tidurnya masih banyak ya cuman udah sadar, tapi belum bisa komunikasi," terangnya.

Saturasi oksigen dalam tubuhnya sempat turun hingga 53.

"Kemarin kan rendah banget ya sempet 53 terakhir tuh," ujar Olivia.

"Sekarang udah 90 udah naik banyak sekali ya, karena normal kan 95 alhamdulillah," lanjutnya.

Sekedar informasi, Jane Shalimar sempat kesulitan mendapat kamar setelah dinyatakan positif Covid-19.

Jane sulit mendapatkan kamar dan oksigen hingga harus mencari beberapa rumah sakit di Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jane Shalimar Dikabarkan Kembali Kritis, Pakai Ventilator, Idap Pnemonia Berat Spesifik Covid-19

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved