Breaking News:

Analisis Pakar Soal Kasus Kematian Covid-19 Pecah Rekor Tertinggi, Padahal Jumlah Kasus Baru Menurun

Meski jumlah kasus infeksi baru turun tajam, Tonang Dwi Ardyanto menyebut bahwa positivitas tes PCR menjadi rekor tertinggi.

Editor: Rizki A
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
ILUSTRASI - Simulasi penanganan pasien virus corona Covid-19 di RS Margono Soekarjo, Purwokerto. Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto, memaparkan analisis terkait perkembangan kasus Covid-19 harian di Indonesia. 

TRIBUNTERNATE.COM - Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto, memaparkan analisis terkait perkembangan kasus Covid-19 harian di Indonesia.

Diketahui, pada Senin (19/7/2021) hari ini, angka tambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia menunjukkan penurunan pada Senin (19/7/2021), dengan 34.257 kasus.

Sementara, terdapat 44.721 kasus infeksi baru pada Minggu (18/7/2021) kemarin, ini artinya jumlah kasus baru turun lebih dari 10 ribu kasus.

Namun, tambahan kasus kematian justru mencatatkan rekor tertinggi selama pandemi merebak di Tanah Air, yakni dengan 1.338 kasus baru yang tercatat pada Senin hari ini.

Menurut Tonang, angka kematian ini hanya menggambarkan kasus yang terjadi sekitar satu atau dua minggu yang lalu.

"Angka kematian itu tentu menggambarkan kasus sekitar 1-2 minggu lalu," ungkap Tonang, Senin (19/7/2021).

Sementara itu, Tonang menyebut jumlah tes yang dilaporkan hari ini sebanyak 127.461 orang, khusus PCR 71.916.

Jumlah ini, disebut Tonang, turun dibanding kemarin.

Meski kasus baru turun tajam, Tonang menyebut bahwa positivitas tes PCR menjadi rekor tertinggi.

"Angka positivitas total 32,37 persen, khusus PCR sebesar 47,81 persen."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved