Breaking News:

Delapan Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Kembali Tiba di Indonesia

Sebanyak delapan juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk vaccine tiba di Indonesia, Kamis (22/7/2021).

Editor: Rizki A
AFP/NICOLAS ASFOURI
Satu paket vaksin eksperimental untuk Covid-19 di Quality Control Laboratory di the Sinovac Biotech, Beijing, China. Gambar diambil pada 29 April 2020. 

TRIBUNTERNATE.COM - Indonesia kembali mendapatkan pasokan vaksin Sinovac untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Sebanyak delapan juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk vaccine tiba di Indonesia, Kamis (22/7/2021).

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan pers penyambutan kedatangan vaksin mengungkapkan, kedatangan vaksin ini menjadi upaya percepatan vaksinasi.

Yaqut juga mengungkapkan, ini adalah bagian dari komitmen pemerintah menjaga seluruh bangsa Indonesia dari bahaya virus Covid-19.

"Karena itu kita menyambut baik hadirnya vaksin ini dan semoga akan semakin memperkuat langkah kita melewati ujian yang sungguh kita rasakan berat ini," kata Yaqut, dikutip dari Setkab.go.id.

Yaqut menyebut, program vaksinasi merupakan bagian penting dalam menuju herd immunity.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Tribunnews.com/ Dennis Destryawan)

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pemerintah Sudah 6 Kali Gonta-ganti Istilah, Mulai dari PSBB hingga PPKM Level 4

Baca juga: Pengakuan Remaja 15 Tahun Terjun ke Prostitusi Sesama Jenis di Padang: Sering Dikasari Cewek

Sejak awal 2021, pemerintah terus menggulirkan program ini untuk dapat melindungi masyarakat dari penularan virus Covid-19.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, pemerintah sudah menargetkan program vaksinasi sebanyak dua juta orang sehari di bulan Agustus."

"Tentu ini membutuhkan pasokan vaksin yang cukup dan kedatangan vaksin tahap ke-29 ini akan mendorong percepatan program vaksinasi secara nasional," ujarnya.

Dalam keterangan persnya, Menag juga menekankan program vaksinasi tidak akan bisa berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat luas.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved