Breaking News:

Terkini Internasional

Taliban Kuasai Dua Kota Besar, Sejumlah Kedutaan Besar Asing Tarik Staf Mereka dari Afghanistan

Perebutan Kandahar dan Herat -kota terbesar kedua dan ketiga di negara itu- akan menjadi dua kemenangan paling signifikan bagi Taliban sejak Mei 2021.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Ronna Qurrata Ayun
AFP/Sifatullah Zahidi
Pasukan keamanan Afghanistan berdiri di dekat kendaraan lapis baja selama pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan keamanan Afghanistan dan tentara Taliban di daerah Busharan di pinggiran Lashkar Gah, ibu kota Provinsi Helmand 5 Mei 2021. Pesawat-pesawat tempur Amerika mendukung pasukan Afghanistan melawan sebuah pasukan utama Taliban ofensif di selatan negara itu bahkan ketika militer AS terus menekan dengan penarikan pasukan, kata para pejabat pada 5 Mei. Pertempuran sengit telah meletus di provinsi Helmand sejak akhir pekan, ketika militer AS secara resmi mulai menarik pasukannya yang tersisa. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sejumlah kedutaan besar dan lembaga pemberi bantuan negara Barat mulai mengevakuasi staf sipil dari Afghanistan pada Jumat (13/8/2021) setelah Taliban mengklaim telah merebut dua kota terbesar di negara itu.

Merangseknya Taliban dengan kemajuan yang begitu pesat telah menimbulkan kekhawatiran akan runtuhnya pemerintah Afghanistan yang didukung Amerika Serikat (AS).

Perebutan Kandahar dan Herat -kota terbesar kedua dan ketiga di negara itu- akan menjadi dua kemenangan paling signifikan bagi Taliban sejak mereka memulai serangan masif pada Mei 2021 lalu.

Saat itu, pasukan asing yang dipimpin AS memutuskan untuk mundur berdasarkan kesepakatan yang dicapai antara militan dan Amerika Serikat tahun lalu.

Jatuhnya kota-kota besar adalah tanda bahwa Afghanistan menyambut Taliban, kata juru bicara kelompok militan itu, menurut Al Jazeera TV, dikutip dari Channel News Asia.

Pasukan keamanan Afghanistan berdiri di dekat kendaraan lapis baja selama pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan keamanan Afghanistan dan tentara Taliban di daerah Busharan di pinggiran Lashkar Gah, ibu kota Provinsi Helmand 5 Mei 2021. Pesawat-pesawat tempur Amerika mendukung pasukan Afghanistan melawan sebuah pasukan utama Taliban ofensif di selatan negara itu bahkan ketika militer AS terus menekan dengan penarikan pasukan, kata para pejabat pada 5 Mei. Pertempuran sengit telah meletus di provinsi Helmand sejak akhir pekan, ketika militer AS secara resmi mulai menarik pasukannya yang tersisa.
Pasukan keamanan Afghanistan berdiri di dekat kendaraan lapis baja selama pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan keamanan Afghanistan dan tentara Taliban di daerah Busharan di pinggiran Lashkar Gah, ibu kota Provinsi Helmand 5 Mei 2021. Pesawat-pesawat tempur Amerika mendukung pasukan Afghanistan melawan sebuah pasukan utama Taliban ofensif di selatan negara itu bahkan ketika militer AS terus menekan dengan penarikan pasukan, kata para pejabat pada 5 Mei. Pertempuran sengit telah meletus di provinsi Helmand sejak akhir pekan, ketika militer AS secara resmi mulai menarik pasukannya yang tersisa. (AFP/Sifatullah Zahidi)

Menanggapi progress cepat dan kekerasan Taliban, Pentagon mengatakan akan mengirim sekitar 3.000 tentara tambahan dalam waktu 48 jam untuk membantu mengevakuasi staf kedutaan AS.

Inggris mengatakan akan mengerahkan sekitar 600 tentara untuk membantu warganya keluar dari negara itu.

Sementara, kedutaan besar dan lembaga bantuan lainnya mengatakan juga mengeluarkan staf mereka.

"Yang terbaik adalah mengurangi jejak kaki kami bukan hanya karena ada peningkatan ancaman kekerasan, tetapi juga sumber daya," kata seorang pejabat di Kedutaan Turki di Kabul, Jumat (13/8/2021).

"Fasilitas medis berada di bawah tekanan besar. Kami juga mempertimbangkan adanya Covid-19 dan pelaksanaan testing hampir terhenti," lanjutnya.

Baca juga: Joe Biden Tak Menyesal Tarik Pasukan, AS Prediksi Afghanistan Dikuasai Taliban dalam 90 Hari

Baca juga: Krisis Iklim, PBB Peringatkan Manusia Timbulkan Dampak yang Tak Dapat Diubah Lagi bagi Bumi

Baca juga: Penyelidik WHO Sebut Kemungkinan Pasien Covid-19 Pertama adalah Pekerja Laboratorium di Wuhan

Baca juga: WHO: Varian Delta Adalah Peringatan bahwa Covid-19 Terus Berkembang dan Terus Menular

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved