Breaking News:

59 Anak di Garut Diduga Dibaiat NII: Sebut Indonesia Negara Thogut karena Tidak Pakai Hukum Islam

MUI Kabupaten Garut melaporkan bahwa organisasi NII diduga membaiat 59 anak-anak di sebuah masjid di Kelurahan Sukamenteri, Kecamatan Garut Kota.

Editor: Rizki A
KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG
Sekretaris MUI Kecamatan Garut Kota menunjukkan surat pernyataan yang dibuat pengikut NII untuk kembali ke NKRI, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut melaporkan dugaan pembaiatan terhadap 59 anak di sebuah kelompok pengajian di sebuah masjid di Kelurahan Sukamenteri, Kecamatan Garut Kota, Jawa Barat.

Diduga, yang melakukan pembaiatan tersebut adalah organisasi yang menamakan dirinya Negara Islam Indonesia (NII).

Pihak kepolisian dan MUI pun masih menyelidiki dugaan pembaiatan ini.

Hasil dari Proses Tabayyun

Sekretaris MUI Kecamatan Garut Kota Aceng Amirudin menindaklanjuti temuan tersebut dan melakukan pemantauan di masjid.

Namun, menurut Aceng, saat itu pengajian tersebut sudah tidak ada, dan diduga para pengikut pengajian tersebut sudah mengetahui aktivitas mereka diketahui.

Meski demikian, menurut Aceng, pihaknya berupaya mendalami dan mengembangkan informasi tersebut, hingga akhirnya bisa bertemu dengan salah seorang orangtua dari anak yang mengikuti pengajian.

“Setelah ketemu Pak M (orangtua anak peserta pengajian), saya berinisiatif untuk mengumpulkan orang-orang tersebut untuk konfirmasi atau tabayun. Alhamdulillah, Selasa 15 Oktober 2021 di Aula Desa, tabayun bisa dilakukan,” kata Aceng, Kamis(7/10).

Dari hasil tabayun tersebut, menurut Aceng, para pengikut pengajian tersebut akhirnya membuat pernyataan siap keluar dari Negara Islam Indonesia (NII) dan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Aceng menceritakan, saat dilakukan tabayun, memang ada anak yang menyebut negara Indonesia sebagai thogut, karena hukum yang digunakan bukan hukum Islam.

Bahkan, sebelumnya anak tersebut tidak mau mengakui NKRI.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved