Breaking News:

Ada Risiko Peradangan Jantung, Finlandia Hentikan Penggunaan Vaksin Moderna pada Pria Muda

Finlandia menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna untuk pria muda karena adanya laporan efek samping miokarditis atau peradangan jantung.

AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 Moderna - Finlandia menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna untuk pria muda karena adanya laporan efek samping miokarditis atau peradangan jantung. 

TRIBUNTERNATE.COM - Finlandia menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna untuk pria muda karena adanya laporan efek samping kardiovaskular yang langka, miokarditis atau peradangan jantung.

Finlandia bukan negara yang pertama menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna.

Sebelummnya, Swedia dan Denmark telah terlebih dahulu membatasi penggunaan vaksin Moderna.

Mika Salminen, direktur institut kesehatan Finlandia, mengatakan Finlandia akan memberikan vaksin Pfizer kepada pria yang lahir pada tahun 1991 dan setelahnya.

"Sebuah studi Nordik yang melibatkan Finlandia, Swedia, Norwegia dan Denmark menemukan bahwa pria di bawah usia 30 tahun yang menerima Moderna Spikevax memiliki risiko sedikit lebih tinggi daripada yang lain dalam mengembangkan miokarditis," katanya.

Pejabat kesehatan Swedia dan Denmark telah mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penggunaan vaksin Moderna untuk semua dewasa muda dan anak-anak.

Pejabat kesehatan Norwegia menegaskan bahwa mereka merekomendasikan pria di bawah usia 30 tahun untuk memilih vaksin Pfizer.

Lembaga Finlandia mengatakan studi Nordik akan diterbitkan dalam beberapa minggu ke depan.

Data awal dari studi tersebut telah dikirim ke European Medicines Agency (EMA) untuk penilaian lebih lanjut.

Baca juga: FDA Tinjau Keamanan dan Efektivitas Pencampuran Vaksin Covid-19 Merek Berbeda sebagai Booster

Baca juga: Kepala Ilmuwan WHO Minta Dunia Tak Buru-buru Beri Vaksin Booster pada Populasi Umum, Ini Alasannya

Vaksin Covid-19 Moderna.
Vaksin Covid-19 Moderna. (Oasissamuel/Dreamstime via openaccessgovernment.org)

Sebelumnya, pada Juli 2021, Komite keselamatan EMA menyimpulkan bahwa kondisi jantung inflamasi seperti dapat terjadi dalam kasus yang sangat jarang setelah vaksinasi dengan Spikevax atau vaksin Pfizer/BioNTech Comirnaty.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved