Selasa, 9 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

FDA Tinjau Keamanan dan Efektivitas Pencampuran Vaksin Covid-19 Merek Berbeda sebagai Booster

Hal ini karena untuk memaksimalkan efektivitas dan menghindari efek samping langka yang telah dikaitkan dengan beberapa suntikan.

Tayang:
Freepik
Ilustrasi vaksin Covid-19 - Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) Amerika Serikat (AS) sedang meninjau keamanan dan keefektifan pencampuran dan pencocokan booster dari dari merek suntikan Covid-19 yang berbeda. 

TRIBUNTERNATE.COM - Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) Amerika Serikat (AS) sedang meninjau keamanan dan keefektifan pencampuran dan pencocokan booster dari dari merek suntikan Covid-19 yang berbeda.

Hal ini diungkapkan oleh penasihat presiden AS Dr Anthony Fauci.

Dr Fauci mengatakan bahwa sebuah studi terhadap orang dewasa yang menerima dosis booster vaksin Covid-19 yang berbeda dari vaksin asli mereka telah selesai dilakukan.

Hal ini disampaikan olehnya dalam sebuah wawancara di Balance Of Power With David Westin dari Bloomberg Television.

Menurut Dr Fauci, data tersebut telah dipresentasikan ke FDA.

"Data tentang pencampuran suntikan telah dipresentasikan ke FDA," kata Dr Fauci seperti dikutip dari The Strait Times.

Dr Fauci juga mengatakan, hal ini sedang dalam proses pembahasan bersama FDA.

"Saat ini sedang dalam proses pembahasan dengan FDA," lanjutnya.

Penelitian dari National Institutes of Health AS melihat keamanan, imunogenisitas dan kemanjuran dari pencampuran dan pencocokan dari tiga vaksin resmi AS untuk tujuan booster.

Vaksin dari Pfizer-BioNTech telah disetujui sebagai booster untuk orang-orang yang rentan, seperti orang tua dan orang dengan kelainan imun.

Baca juga: MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Zifivax Hukumnya Suci dan Halal

Baca juga: Kepala Ilmuwan WHO Minta Dunia Tak Buru-buru Beri Vaksin Booster pada Populasi Umum, Ini Alasannya

Ilustrasi vaksin Pfizer
Ilustrasi vaksin Pfizer (AFP)

Selanjutnya, FDA dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sedang dalam proses membahas pertimbangan booster dari Moderna dan Johnson & Johnson.

Komite penasehat vaksin FDA dari ahli luar negeri akan bertemu Kamis depan (14 Oktober 2021) untuk membahas hal ini.

Mencampur dan mencocokkan booster telah menjadi masalah yang semakin penting diteliti.

Imun yang didapatkan dari dosis penuh vaksin yang telah diberikan dapat menurun seiring waktu, sehingga masyarakat akan memerlukan booster.

Oleh karena itu, keamanan dan efektivitas mencampur dan mencocokkan vaksin dengan merek berbeda untuk tujuan booster perlu segera diteliti.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved