Breaking News:

Pedagang Sayur Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka, Begini Kronologinya

Lili Wari Iman Gea, seorang pedagang cabai di Deli Serdang, Sumatera Utara menjadi tersangka penganiayaan usai cekcok dengan preman pasar.

Istimewa
Tangkapan layar video viral pedagang perempuan diduga dianiaya preman di Pasar Gambir Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, 8 September 2021 lalu. 

TRIBUNTERNATE.COM - Lili Wari Iman Gea, seorang pedagang cabai di Pasar Gambir Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara menjadi tersangka penganiayaan usai cekcok dengan preman pasar.

Lili tidak habis pikir kenapa dirinya ditetapkan menjadi tersangka seusai dihajar empat preman yang memintanya uang Rp 500 ribu beberapa waktu lalu.

Tangis Liti pun tak terbendung merasa tak mendapat keadilan.

Ia yang yang babak belur dipuluki preman beberapa waktu lalu, kini terancam hukuman penjara.

Hal itu diungkap Liti dalam kanal YouTube tvOneNews, Minggu (10/10/2021).

Liti Wari Gea (kanan), pedagang sayuran yang berada di pajak Gambir saat dianiaya oleh preman bernama Beny (kiri), Minggu (5/9/2021) lalu. Terbaru, Beny selaku pelaku penganiayaan justru melaporkan balik korban gara-gara memberontak saat dipukuli.
Liti Wari Gea (kanan), pedagang sayuran yang berada di pajak Gambir saat dianiaya oleh preman bernama Beny (kiri), Minggu (5/9/2021) lalu. Terbaru, Beny selaku pelaku penganiayaan justru melaporkan balik korban gara-gara memberontak saat dipukuli. (HO/Tribun-Medan.com)

Dalam kesempatan itu, Liti membantah telah menganiaya preman-preman tersebut.

"Enggak ada sama sekali, saya perempuan gimana bisa menghajar pria itu?," ujar Liti.

"Enggak ada sama sekali, cuma tanganku menghalangi tangan sama kaki orang itu."

Seusai kejadian, Liti mengaku langsung melapor ke polisi.

Namun, di sana menurutnya ada seorang polisi yang mengenal preman yang menghajarnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved