Breaking News:

Mediasi dengan Haris Azhar soal Kasus Kepemilikan Tambang Emas di Papua Ditunda, Luhut Masih di AS

Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti sedianya menjalani mediasi dengan Luhut Binsar Pandjaitan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, namun batal.

YouTube Haris Azhar
Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar (Kiri) dan Koordinator Kontras, Fatia Maulidiyanti (kanan) Tangkapan layar video unggahan Haris Azhar yang menyebut Menko Luhut turut serta dalam bisnis tambang di Blok Wabu, Intan Jaya, Papua. 

TRIBUNTERNATE.COM - Aktivis HAM sekaligus Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti menyambangi Polda Metro Jaya, Kamis (21/10/2021). 

Haris Azhar bersama Fatia Maulidiyanti tiba di gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021) sekitar pukul 10.15 WIB.

Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti sedianya menjalani mediasi dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. 

Namun, mediasi batal digelar hari ini lantaran Luhut masih bertugas di Amerika Serikat.

Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti didampingi kuasa hukumnya Pieter Ell.

Menurut Pieter, kedatangan kedua kliennya sudah bertemu dengan penyidik perihal kasus yang dilaporkan Luhut.

Mediasi antara Haris-Fatia akan menjalani penjadwalan ulang.

"Hari ini saya mendampingi Haris dan Fatia memenuhi undangan siber Metro untuk bertemu dengan penyidik dan ternyata oh ternyata, acara hari ini ditunda oleh penyidik dengan alasan pelapor masih menjalani tugas kedinasan. Sehingga dari penyidik sehingga akan dijadwalkan ulang dan ditentukan oleh penyidik," kata Pieter.

Baca juga: Dituduh Pernah Minta Saham Freeport ke Luhut, Haris Azhar Membantah: Jangan Asal Bicara!

Baca juga: Luhut Binsar Pandjaitan Mengaku Dirinya Memang Sempat Ditawari Bisnis Tambang di Papua, tetapi . . .

Pieter menambahkan bahwa kliennya juga sudah berkomunikasi dengan penyidik.

Adapun pembicaraan itu terkait dengan penjadwalan ulang mediasi dengan Luhut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved