Breaking News:

KemenPUPR Bantah Narasi Viral soal Jalan Tol Indonesia Tak Aman, Klaim Tol Sudah Sesuai Standar

KemenPUPR klaim setiap jalan tol di Indonesia telah melalui uji laik fungsi dan uji laik operasi sesuai standar manajemen dan keselamatan lalu lintas.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ILUSTRASI Jalan Tol - KemenPUPR bantah narasi viral yang sebut jalan tol di Indonesia tidak aman. - Dalam foto: Dari kiri, Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Bambang Rianto, Direktur Teknik PT Waskita Bumi Wira, Norman Hidayat, dan Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Destiawan Soewardjono mengunjungi Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) di Gerbang Tol Lebani, Gresik, Jawa Timur, Selasa (24/11/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Kecelakaan maut yang terjadi pada artis Vanessa Angel di Tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur membuat sejumlah oknum bernarasi soal jalan tol Indonesia yang disebut tidak aman.

Belakangan, narasi yang menyebut bahwa jalan Tol di Indonesia tidak aman itu bahkan viral di media sosial dan diamini oleh sebagian orang.

Salah satu video viral yang berisi narasi negatif itu diunggah oleh akun TikTok @anakteknikindo.

Dalam video itu disebutkan, kecelakaan yang terjadi pada Vanessa Angel membuktikan bahwa ternyata jalan tol di Indonesia tidak aman.

Alasan pertama, karena jalan tol di Indonesia menggunakan beton.

Baca juga: Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Tewas dalam Kecelakaan di Tol Nganjuk

Baca juga: Soal Normalisasi dan Naturalisasi Sungai, Menteri PUPR: Penting Dikerjakan!

Penggunaan beton ini disebut berbahaya karena tidak mempunya daya cengkeram antara ban mobil dengan permukaan perkerasan jalan.

Akibatnya mobil akan mudah tergelincir dan meluncur jauh meski sudah direm.

Hal itu banyak dijumpai pada kecelakaan mobil yang menabrak kendaraan lain yang berada di depannya.

Mobil yang ditumpangi pasangan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah yang mengalami kecelakaan di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021) siang.
Mobil yang ditumpangi pasangan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah yang mengalami kecelakaan di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021) siang. (Istimewa)

Alasan kedua, adanya dinding pembatas beton di tengah jalan yang tebal dan kokoh.

Masih dalam narasi itu, semestinya pembatas di tengah jalan berupa rumput dengan jarak 2,5 meter dengan kelandaian 5 persen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved