Rekomendasi Film
4 Rekomendasi Film yang Dibintangi Nicholas Saputra, Terbaru Ada Paranoia
Aktor berusia 37 tahun itu memulai debut aktingnya dalam film Ada Apa Dengan Cinta? yang dirilis pada 2002 lalu.
TRIBUNTERNATE.COM - Pesona Nicholas Saputra nampaknya tak pernah pudar.
Aktor sekaligus model keturunan Jawa-Jerman ini mendapat tempat tersendiri di hati para penggemarnya, terutama kaum hawa.
Tak hanya berparas tampan, Nicholas Saputra juga dikenal jago berakting.
Ia telah membintangi banyak judul film.
Aktor berusia 37 tahun itu memulai debut aktingnya dalam film Ada Apa Dengan Cinta? yang dirilis pada 2002 lalu.
Dalam film tersebut, Nicholas Saputra berperan sebagai Rangga.
Terbaru, Nicholas Saputra bersama Nirina Zubir beradu akting dalam film Paranoia yang baru saja tayang di bioskop mulai Kamis (11/11/2021).
Berkat kepiawaian aktingnya, Nicholas Saputra pernah mendapatkan penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2005 lewat film Gie.
Dalam ajang penghargaan yang sama, Nicholas Saputra terpilih sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik di FFI 2018 lewat film Aruna & Lidahnya.
Penasaran dengan film apa saja yang pernah dibintangi Nicholas Saputra?
Berikut rekomendasinya:
1. Gie (2005)

Melansir Kompas.com, film biopik Gie mengisahkan perjuangan aktivis Soe Hok Gie dalam melawan ketidakadilan di Indonesia.
Soe Hok Gie (Nicholas Saputra) terlahir dari keluarga keturunan Tionghoa, yang menjalani kehidupan cukup sederhana di ibu kota.
Berbeda dari anak-anak seusianya, Soe Hok Gie remaja memiliki ketertarikan pada pemikiran-pemikiran tokoh besar dunia.
Hal inilah yang kemudian mendorongnya untuk menjadi pribadi penuh kepedulian serta peka terhadap masalah yang terjadi di sekitarnya.
Saat duduk di bangku universitas, Soe Hok Gie semakin gundah melihat ketidakadilan yang dirasakan masyarakat.
Meski Tan Tjin Han (Thomas Nawilis) dan Herman Lantang (Lukman Sardi) kerap mengkhawatirkan pemikiran sahabatnya itu, Hok Gie tak pernah gentar.
Perlawanan Soe Hok Gie pun dimulai di tengah kepemimpinan Bapak Bangsa, Soekarno, yang dinilai penuh ketidakadilan dan penyalahgunaan kedaulatan.
Ia pun mulai berorasi dengan menuliskan artikel berisi kritikan tajam dan mengirimnya ke sejumlah media.
Banyak simpati dan tanggapan positif yang didapatkan Soe Hok Gie.
Namun, tak sedikit juga orang yang mengutuk aksi ini.
Sejak saat itu, banyak pihak yang mulai menebar teror pada Soe Hok Gie.
Mereka bahkan tak segan mengintimidasi sang aktivis pada tiap kesempatan.
Perjuangan Soe Hok Gie makin berat saat ia mengetahui Tan Tjin Han terlibat dalam organisasi berbahaya.
2. Ada Apa Dengan Cinta? 2 (2016)

Cerita tentang pertemuan kembali antara Cinta dan Rangga setelah 14 tahuh berpisah berlanjut dalam film Ada Apa Dengan Cinta? 2.
Diceritakan, Cinta, telah bertunangan dengan Trian.
Sebelum menikah, Cinta dan sahabatnya menghabiskan waktu bersama dengan berlibur ke Yogyakarta, sepeti dilansir dari Kompas.com.
Di sisi lain, Rangga yang kala itu bekerja sebagai salah satu pemilik kafe di New York hendak pulang ke Tanah Air.
Pulangnya Rangga dari New York ini atas permintaan saudara tirinya, Sukma, yang memintanya unthk mengunjungi ibunya di Yogyakarta.
Awalnya menolak, dan Rangga berubah pikiran setelah rekannya, Roberto meyakinkannya harus pulang ke Indonesia untuk menyelesaikan suatu hal.
Singkat cerita, Rangga sampai di Indonesia dan sempat berkunjung ke rumah lama Cinta.
Sayangnya, pemilik rumah telah berubah dan Rangga langsung memutuskan langsung pergi ke Yogyakarta.
Saat di Yogyakarta, Milly dan Karmen melihat Rangga tengah berjalan-jalan. Mengetahui hal itu, mereka langsung memberitahu Cinta dan menyarankan untuk menemuinya.
Cinta yang awalnya menolak saran temannya, akhirnya menemui Rangga.
Pertemuan pertama setelah 14 tahun itu menjadi awal hubungan asmara mereka berdua yang sempat tertunda.
3. Aruna & Lidahnya (2018)

Melansir Surya.co.id, Aruna dan Lidahnya menceritakan tentang seorang ahli epidemologi bernama Aruna Rai (Dian Sastrowardoyo).
Suatu saat, ia ditugaskan untuk menyelidiki kasus flu burung di beberapa tempat di Indonesia.
Ia pun pergi bersama temannya, Bono (Nicholas Saputra) yang berprofesi sebagai koki profesional, serta Nad (Hannah Al Rasyid), seorang kritikus kuliner.
Ketiganya memiliki misi yang berbeda-beda dalam perjalanan tersebut.
Bono ingin menemukan resep kuliner otentik Tanah Air. Sedangkan Nad yang ingin menulis buku tentang kuliner.
Di Surabaya, muncul mantan teman kantor Aruna bernama Farish (Oka Antara).
Aruna memiliki perasaan yang berbeda dengan Farish. Ia mulai jatuh cinta.
Selain itu, Aruna juga merasa ada yang janggal dari penyelidikan kasus flu burung.
Menurutnya, kasus flu burung hanya tipuan pemerintah yang ingin melakukan korupsi terhadap dana kesehatan.
Aruna kemudian berjaya membongkar kejahatan para pejabat pemerintahan dan memecahkan permasalahannya dengan Farish.
4. Paranoia (2021)

Dilansir dari Tribunnews.com yang mengutip YouTube official Miles Films, film Paranoia menceritakan tentang seorang wanita bernama Dina (Nirina Zubir) yang melarikan diri dari suaminya, Gion (Lukman Sardi).
Dalam film ini, Dina digambarkan sebagai perempuan yang dipenuhi dengan rasa kecemasan dan tidak mudah percaya dengan orang lain.
Dina memiliki suami yang sering berlaku kasar hingga pernah mendekam di jeruji besi.
Suatu hari ketika Gion dibebaskan dari penjara, salah satu teman Gion mengunjungi rumah Dina untuk memberi tahu kabar tersebut.
Setelah Dina mengetahui kabar tersebut, dia bergegas mengemasi barang-barangnya.
Dina juga meminta anaknya, Laura (Caitlin North Lewis), untuk membakar barang-barang di rumah guna menghapus jejak mereka dari Gion.
Setelah itu, Dina kabur bersama Laura dengan membawa sebuah barang berharga milik suaminya.
Dina dan Laura melarikan diri dan bersembunyi di salah satu villa yang berada di Bali.
Suatu hari ketika Laura berada di pantai, ia bertemu dengan seorang laki-laki yang bernama Raka (Nicholas Saputra).
Hal tersebut sontak membuat Dina panik dan khawatir jika Raka bukanlah orang yang baik.
Dina kemudian melarang Laura untuk berhubungan dengan Raka.
Bukannya mengiyakan perkataan ibunya, Laura tetap berteman dengan Raka karena ia meyakini bahwa Raka merupakan orang yang baik.
Situasi menjadi semakin rumit ketika Dina mencurigai orang yang ditemui Laura adalah orang yang mengenal suaminya dan akan menemukan keberadaan Dina dan Laura.
(TribunTernate.com)