Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Rekomendasi Film

Rekomendasi Film tentang Keluarga: Ada Keluarga Cemara, Kekuatan Keluarga Abah dan Emak

Film inspiratif kehangatan keluarga yang diangkat dari sinetron booming tahun 1996 hingga 2004

Website
Film Keluarga Cemara 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut rekomendasi film tentang keluarga. 

Salah satu film tentang keluarga yang cocok ditonton bersama anggota keluarga di rumah yakni Keluarga Cemara

Mulanya, Keluarga Cemara merupakan sebuah sinetron yang sempat booming di tahun 1996 hingga 2004.

Kemudian diangkat dengan versi yang lebih segar ke layar lebar dan dirilis pada 3 Januari 2019.

Film ini disutradarai oleh Yandy Laurens dan telah menyabet banyak penghargaan.

Film Keluarga Cemara ini diperankan oleh Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Adhisty Zara, dan Widuri Puteri.

Nirina Zubir saat ditemui di konferensi pers Film Keluarga Cemara di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).
Nirina Zubir saat ditemui di konferensi pers Film Keluarga Cemara di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Baca juga: Rekomendasi Film Komedi Romantis di Netflix, Irreplaceable You Sajikan Kisah Cinta Dramatis

Baca juga: Rekomendasi Film tentang Isu Lingkungan: Semesta, Kisah Perjuangan 7 Tokoh Melawan Perubahan Iklim

Sinopsis Keluarga Cemara (2019)

Keluarga Cemara versi film mengangkat cerita tentang kondisi keluarga Abah (Ringgo Agus Rahman) yang kaya dan modern, tiba-tiba jatuh miskin.

Setelah bangkrut, Abah kehilangan rumah dan semua hartanya.

Sejatinya, Abah sangat ingin betahan setelah setelah rumahnya disita oleh debt collector untuk membayar utang perusahaan. 

Namun akhirnya Abah dan keluarga terpaksa pindah ke rumah tua peninggalan keluarganya di Jawa Barat. 

Di situlah, Abah bersama Emak (Nirina Zubir), Euis (Adhisty Zara) dan Ara (Widury Puteri) harus menjalani hari-hari sebagai keluarga sederhana.

Rekomendasi Film Inspirasi, Keluarga Cemara 2019
Rekomendasi Film Inspirasi, Keluarga Cemara 2019 (Website)

Konflik antar anggota keluarga pun terjadi akibat kondisi tersebut.

Terutama anak sulungnya, Euis yang belum bisa menerima keadaan dengan segala keterbatasan itu. 

Euis yang sedang mengalami banyak gejolak masa remaja pun memberontak karena tidak dapat kembali ke teman-temannya di Jakarta.

Namun, Abah dan Emak tak menyerah begitu saja.

Orangtua ini selalu memberikan pengertian pada anak-anaknya.

Pada akhirnya berkat kesabaran Abah dan Emak, Euis pun mampu menerima keadaan dan hidup bahagia di desa.

(TribunTernate.com/ Efrilia Aminati)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved