Breaking News:

India Sepakati Ekspor 20 Juta Dosis Vaksin Novavax ke Indonesia, Dikirim Mulai Desember

India telah menyepakati ekspor 20 juta dosis vaksin Covid-19 Novavax buatan India ke Indonesia yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII).

AFP/JUSTIN TALLIS
Ilustrasi vaksin Novavax - India telah menyepakati ekspor 20 juta dosis vaksin Covid-19 Novavax buatan India ke Indonesia yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII). 

TRIBUNTERNATE.COM - India telah menyepakati ekspor 20 juta dosis vaksin Covid-19 Novavax buatan India ke Indonesia yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII).

SII mengatakan bahwa mereka dapat memproduksi hingga 100 juta dosis Covovax pada Desember.

Menurut laporan SII, pengiriman vaksin tersebut akan dimulai bulan depan.

Vaksin yang oleh SII disebut Covovax tersebut, mendapatkan otorisasi penggunaan darurat di Indonesia tetapi tidak di India.

Pemerintah India juga telah memutuskan untuk mengizinkan ekspor 10 juta dosis vaksin AstraZeneca versi berlisensi yang dibuat oleh SII, bermerek Covishield, ke program berbagi vaksin global Covax.

Ilustrasi vaksin Novavax.
Ilustrasi vaksin Novavax. (AFP/JUSTIN TALLIS)

Dikutip dari The Strait Times, kepala eksekutif SII mengatakan bahwa perusahaan yang dikelola keluarganya mengharapkan untuk mengekspor 20-30 juta dosis Covishield ke Covax pada bulan November dan jumlah yang sama pada bulan Desember, dengan volume yang jauh lebih besar dari Januari setelah kebutuhan India sendiri hampir terpenuhi.

Namun, pemerintah India pertama-tama ingin memastikan negaranya memiliki dosis yang cukup untuk memvaksinasi dosis penuh kepada hampir semua 944 juta orang dewasa India pada Januari 2022.

Baca juga: Jokowi: Indonesia Amankan Vaksin Covid-19 dari Sinovac, Novavax, AstraZeneca, dan Pfizer BioNTech

Baca juga: Vaksinasi Capai 219 Juta Dosis, Jokowi: Jangan Dibandingkan, Negara Ini Paling Sulit Manajemennya

Target tentatifnya adalah memiliki sekitar 1,7 miliar dosis secara total.

India sejauh ini telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin untuk 81 persen masyarakat dewasa dan dua dosis untuk 41 persen masyarakat dewasa.

ILUSTRASI Vaksinasi Covid-19.
ILUSTRASI Vaksinasi Covid-19. (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Meskipun demikian pemerintah India tidak memiliki rencana untuk memberikan suntikan booster bagi warganya.

Salah satu sumber juga mengatakan pemerintah India tidak berencana memesan obat pil Covid-19 buatan Merck.

Regulator India saat ini sedang mempelajari data obat tersebut, yang akan dibuat oleh perusahaan domestik seperti Laboratorium Dr Reddy, Aurobindo Pharma, Cipla, Emcure Pharmaceuticals Sun Pharmaceuticals dan Torrent Pharmaceuticals.

Perusahaan domestik tersebut rencananya akan langsung memasarkan produknya ke rumah sakit dan lainnya.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved