Rabu, 6 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Rekomendasi Film

Rekomendasi Film Romansa: Operation Wedding (2013), Kisah Ayah Protektif terhadap Keempat Putrinya

Operation Wedding menceritakan tentang perjuangan single father/ayah tunggal mendidik keempat putrinya agar tidak terjerumus pergaulan bebas.

Tayang:
Website
Film Operation Wedding (2013) 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut salah satu rekomendasi film romansa tentang anak perempuan yang dilarang pacaran oleh orangtuanya, Operation Wedding.

Film Operation Wedding cocok ditonton oleh para orangtua dan anak-anak perempuan mereka.

Film ini menceritakan seorang pensiunan komandan angkatan laut sekaligus single father/ayah tunggal yang terlalu protektif terhadap empat anak perempuannya.

Bahkan, sang ayah terus mengancam pacar para putrinya. Sehingga, mereka pun harus pintar-pintar mencari cara agar bisa menikah dengan pasangannya masing-masing.

Film garapan Monty Tiwa ini dirilis di bioskop pada 21 Februari 2013 lalu.

Film bergenre romansa ini laris di layar lebar dan sempat ditayangkan kembali oleh beberapa stasiun televisi.

Adapun pemain dalam film ini di antaranya adalah Yuki Kato, Adipati Dolken, Inggrid Widjanarko, dan Kimberly Ryder.

Rekomendasi Film Pernikahan, Operation Wedding (2013)
Rekomendasi Film Pernikahan, Operation Wedding (2013) (Website)

Operation Wedding (2013)

Film Operation Wedding bercerita tentang pola asuh seorang single father sekaligus pensiunan militer bernama Laksamana Angkatan Laut Kardi.

Kardi memiliki empat orang putri bernama Vera, Lira, Tara dan Windi, yang kesemuanya ia didik ala militer.

Dalam film ini diceritakan Windi paling kuat menahan nafas di dalam air, dan selalu lebih unggul dari tiga kakak perempuannya Vera, Lira, dan Tara.

Sebagai anak bungsu, Windi menjadi anak kesayangan Kardi. 

Sehingga, Tara, si sulung selalu cemburu dan marah pada Windi, bahkan berulangkali mencoba untuk membuang adik terkecilnya itu.

Menyadari hal ini, Kardi memutuskan untuk berhenti dari karirnya agar waktunya dapat didedikasikan secara penuh untuk membesarkan empat putrinya.

Sepuluh tahun berlalu dan empat putrinya sudah beranjak dewasa, rupanya pola asuh Kardi masih sama.

Diceritakan, suatu hari si bungsu Windi bertemu kembali cinta monyetnya, Rendi yang mengajaknya kencan.

Windi pun meminta izin kepada ayahnya.

Saat Rendi datang menjemput, ternyata Tara, Lira dan Vera siap ikut bersama Kardi dalam kencan Windi.

Walau demikian, cinta tetap bersemi di hati Rendi dan Windi.

Seiring berkembangnya cinta Windi terhadap kekasihnya, Kardi merasa perlu meneror Rendi.

Rendi pun kehilangan kesabaran, apabila tidak diperbolehkan pacaran, maka dia akan mengajak Windi nikah lari.

Mengetahui kenekatan Rendi dan Windi, Kardi pun membuat kelonggaran untuk putri bungsunya ini.

Restu Kardi ini mengandung syarat, Windi diperbolehkan menikah apabila tiga kakaknya sudah menikah lebih dahulu.

Baca juga: Rekomendasi Film Psychological Thriller: Gone Girl (2014) Ceritakan Gaslighting dalam Rumah Tangga

Baca juga: 5 Rekomendasi Film Romansa Khas Remaja Netflix, All The Bright Places Diangkat dari Novel Terlaris

Baca juga: 3 Rekomendasi Film Indonesia yang Tayang November 2021, Losmen Bu Broto hingga Cinta Bete

Baca juga: 3 Rekomendasi Film yang Dibintangi Jake Gyllenhaal: Brokeback Mountain hingga Source Code

Mengetahui kelonggaran ini Windi langsung bergerak melakukan berbagai upaya untuk mendorong kakak-kakaknya menikah.

Kemudian, Windi mempelajari peluang pacar-pacar kakaknya, yakni Feri, Beni, dan Herman agar segera melamar.

Memang ada berbagai persoalan yang menghalangi jalan kakak-kakaknya untuk menikah.

Salah satu permasalahan besar yang terjadi adalah sang kakak sulung, Tara, yang ternyata hamil di luar nikah.

Mengatahui kehamilan Tara, Kardi pun kembali mengetatkan aturannya agar anaknya tidak sembarang untuk berpacaran.

Windi, Lira, dan Vera pun mencari pacar kakaknya (Feri) agar segera bertanggung jawab dan menikah.

Namun, kekasih Tara tidak mau bertanggung jawab untuk menikah karena trauma akan perceraian kedua orangtuanya.

Berbagai cara pun dilakukan Windi, Lira, Vera, Beni, dan Herman agar Feri mau bertanggung jawab.

Pada akhirnya, mereka berhasil membujuk Feri.

Singkat cerita, ketiga adik Windi bisa bahagia hidup bersama pasangan masing-masing.

(TribunTernate.com/Efrilia Aminati)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved