Breaking News:

Virus Corona

Antisipasi Varian Omicron, Satgas Covid-19 Rilis SE Terbaru tentang Aturan Perjalanan Internasional

Surat edaran terbaru ini dikeluarkan demi mencegah masuknya varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron ke Indonesia.

Editor: Rizki A
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
ILUSTRASI - Foto: Penumpang terlihat memakai masker saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (26/1/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Hampir dua tahun pandemi Covid-19 berlangsung, mutasi virus corona beberapa kali bermunculan.

Terbaru, ada varian virus corona yang kini menjadi pusat perhatian dunia, yakni virus corona varian B.1.1.529 atau Omicron.

Kemunculan Varian Omicron telah menyebabkan peningkatan kasus, khususnya di Benua Afrika bagian Selatan.

Virus corona SARS-CoV-2 varian B.1.1.529 yang pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan itu pun meluas sebarannya ke sejumlah negara di dunia.

Varian baru tersebut telah digolongkan menjadi variant of concern oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada November 2021.

Satgas Penanganan Covid-19 pun mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru mengenai protokol kesehatan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19.

Surat edaran terbaru ini dikeluarkan demi mencegah masuknya varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron ke Indonesia.

Surat edaran tersebut berlaku efektif mulai 29 November 2021 pukul 00.01.

“BNPB (Satgas Penanganan Covid-19) akan mengeluarkan surat edaran yang berlaku mulai besok, berlaku (pukul) 00.01 tanggal 29 November 2021,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto selaku Ketua Satgas Suharyanto dalam keterangan pers secara virtual, Minggu (28/11/2021) malam.

Baca juga: Omicron Belum Diketahui Kebal terhadap Vaksin atau Tidak, WHO: Tidak Perlu Panik Dulu

Baca juga: Apa Itu Omicron? Varian Baru Covid-19 Asal Afrika Selatan yang Ditetapkan sebagai Variant of Concern

Tertuang dalam SE, Satgas Covid-19 memberlakukan pelarangan masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir ke 11 negara yang telah mengonfirmasi adanya transmisi komunitas Varian Omicron serta negara/wilayah yang secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus varian tersebut secara signifikan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved