BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempa di NTT: Sudah Bisa Kembali

"Tidak terdeteksi adanya kenaikan muka air laut lagi, maka peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," tegas Dwikorita.

Pixabay.com
Ilustrasi gempa bumi - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan konferensi pers terkait gempa di NTT, Selasa (14/12/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pada Selasa (14/12/2021), pukul 11.20 WITA telah terjadi peristiwa gempa bumi yang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya.

Gempa ini awalnya dikabarkan memiliki kekuatan 7,5 magnitudo namun telah diralat menjadi 7,4 magnitudo oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG).

BMKG juga telah mencabut peringatan dini tsunami dampak dari gempa ini.

Pengumuman pencabutan peringatan dini tsunami disampaikan oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati lewat konferensi pers di kanal YouTube Info BMKG, Selasa (14/12/2021).

Dwikorita menjelaskan, pusat gempa berada di wilayah Laut Flores.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini berkekuatan 7,5 dan kami update menjadi 7,4," ujarnya.

Baca juga: Dua Gempa Bumi Susulan Guncang NTT Pasca-Gempa Magnitudo 7.5 yang Berpotensi Tsunami

Epicenter gempa ini tepatnya berlokasi di Laut Flores dekat Kota Larantuka dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa bumi ini terjadi karena adanya aktivitas sesar atau patahan aktif di Laut Flores.

Berikut ini adalah sejumlah wilayah yang terdampak gempa bumi di NTT.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan konferensi pers terkait gempa di NTT, Selasa (14/12/2021).
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan konferensi pers terkait gempa di NTT, Selasa (14/12/2021). (Youtube/Info BMKG)

"Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Ruteng, Labuhan Bajo, Larantuka, Maumere, Adonara dan Lembata dengan intensitas guncangan skala 3-4 MMI," papar Dwikorita.

"Atau dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah di siang hari."

"Juga dirasakan di Tambolaka, Waikabubak, Waingapu dengan kekuatan guncangan skala 3 MMI."

"Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, rasa seakan-akan seperti getaran truk yang berlalu," sambungnya.

Dwikorita mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan terkait dampak kerusakan gempa.

Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 7.5 Guncang NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved