BMKG Minta Warga Dekat Pantai di NTT Waspada Gempa Susulan, Segera Evakuasi jika Rasakan Goyangan

Dwikorita menjelaskan, apabila warga di dekat pantai merasakan goyangan seperti diayun-ayun maka harus segera melakukan evakuasi.

instagram.com/@jokowi
Ilustrasi gempa bumi - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta warga di dekat pantai agar waspada akan adanya gempa susulan. 

"Waspada artinya maksimum ketinggian tsunami 1,5 meter."

"Ancaman waspada terjadi di Flores Timur bagian utara juga di Pulau Sikka, di Sikka bagian utara dan pulau Lembata."

Baca juga: Ada Potensi Cuaca Buruk, BMKG Imbau Warga yang Tinggal di Pesisir Maluku Utara untuk Tetap Waspada

Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini La Nina di Wilayah Indonesia yang Muncul Akhir Tahun 2021

Kenaikan air laut itu dideteksi oleh alat pengukur muka air laut yang menunjukkan adanya kenaikan air laut setinggi 7 centimeter.

Namun setelah dua jam berlalu, tidak terdeteksi lagi kenaikan muka air laut sehingga peringatan dini tsunami telah dicabut.

"Tidak terdeteksi adanya kenaikan muka air laut lagi, maka peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," tegas Dwikorita.

Dwikorita kemudian meminta agar pemerintah daerah segera mengumumkan informasi ini kepada masyarakat.

"Kami mohon pemerintah daerah bisa menyampaikan telah berakhir," ujar dia.

"Artinya sudah bisa kembali ke tempat masing-masing," pungkas Dwikorita.

Video selengkapnya.

(TribunTernate.com/Qonitah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved