Breaking News:

Mendag Pastikan Stok Minyak Goreng Tersedia dengan Harga Terjangkau, Susi Pudjiastuti: Terjangkau?

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti mempertanyakan pernyataan Menteri Perdagangan terkait harga minyak goreng.

Penulis: Rohmana Kurniandari | Editor: Rizki A
Istimewa via Tribunnews.com
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat berada di Anambas 

TRIBUNTERNATE.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti mempertanyakan pernyataan Menteri Perdagangan terkait harga minyak goreng.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan bahwa stok minyak goreng tetap tersedia secara nasional dengan harga yang terjangkau.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memerintahkan Kemendag untuk menjamin stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri.

"Kami memastikan stok minyak goreng tetap tersedia dengan harga terjangkau sehingga masyarakat dapat memperoleh minyak goreng di semua pasar baik ritel modern maupun pasar tradisional," ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melalui siaran persnya di Jakarta, Rabu (5/1/2022), seperti dilansir dari Kompas.com.

Lutfi menjelaskan, penyaluran minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp14.000 per liter selama masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, telah dilakukan melalui ritel modern dan akan diperluas lagi melalui pasar tradisional.

Pernyataan Muhammad Lutfi itu lantas mendapat tanggapan dari sejumlah pihak.

Baca juga: Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar Mulai Januari 2022, Tuai Pro Kontra, Ini Penjelasan Pemerintah

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun setelah AS Batalkan 1.500 Penerbangan saat Nataru karena Omicron

Sebab, minyak goreng termasuk dalam sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan di bulan Januari 2022 ini.

Mengutip Kontan.co.id, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 3,35% menjadi Rp18.500 per liter per 4 Januari 2022, seperti diungkapkan oleh Direktur Bahan Pokok dan Penting Kemendag Isy Karim.

Sedangkan, harga minyak goreng kemasan premium naik 5,73% menjadi Rp20.300 per liter dibandingkan dengan bulan lalu.

Pedagang minyak goreng curah di Pasar Baru Indramayu, Jawa Barat.
Pedagang minyak goreng curah di Pasar Baru Indramayu, Jawa Barat. (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Isy menjelaskan, untuk kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri dipicu oleh kenaikan harga crude palm oil (DPO) dunia yang terus terjadi hingga menembus level tertinggi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved