Breaking News:

BI Maluku Utara Akui Adanya Peredaran Uang Rp75 Ribu Terbatas di Wilayahnya

"Memang uang kertas Rp75 ribu yang kita edarkan sejauh ini untuk Malut sendiri memang terbatas," ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara.

Penulis: Randi Basri | Editor: Ronna Qurrata Ayun
Istimewa
ILUSTRASI Uang rupiah edisi khusus peringatan HUT ke 75 Tahun Kemerdekaan RI. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara mengakui adanya peredaran secara terbatas pecahan mata uang kemerdekan ke-75, yakni uang kertas Rp75 ribu di Malut.

"Memang uang kertas Rp75 ribu yang kita edarkan sejauh ini untuk Malut sendiri memang terbatas," ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Jeffri D. Putra saat dikonfirmasi TribunTernate.com, Sabtu (8/1/2022).

Menurutnya, pecahan uang Rp75 ribu untuk Maluku Utara yang tersedia ada 300.000 lembar bilyet uang pecahan khusus (UPK) 75.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 288.578 lembar telah diedarkan ke masyarakat.

"Peredaran uang UPK ini melalui penukaran langsung di BI Malut melalui aplikasi Pintar maupun melalui perbankan," katanya.

Baca juga: KKP Bandara Sultan Babullah Ternate Siaga Lakukan Pencegahan Covid-19, Termasuk Omicron

Baca juga: Harga Emas di Ternate Melonjak Naik, Satu Gram Emas Capai Rp900 Ribu

Baca juga: Eks Bendahara Wakil Bupati Halmahera Selatan Penuhi Panggilan Polda Maluku Utara

Kepala BI Malut mengatakan, untuk UPK tersebut selain bisa digunakan sebagai suvenir, juga bisa digunakan untuk transaksi. 

Apabila digunakan untuk transaksi, maka UPK tersebut tentunya bernilai sama, yaitu Rp75 ribu sebagaimana nilai nominalnya.

"Jadi untuk pecahan uang Rp75 ribu yang sudah kita edarkan ke masyarakat memang edisinya terbatas dan uang ini juga bisa digunakan sebagai transaksi dengan nominal yang sama seperti biasanya," tandasnya.

(TribunTernate.com/Randi Basri)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved