Penerima Sinovac akan Dapat Booster Vaksin Merek Zifivax buatan China, Efektifkah?

Diketahui, vaksin ini merupakan produk yang dibuat oleh perusahaan China, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical.

europeanpharmaceuticalreview.com
ILUSTRASI vaksin Covid-19 - Vaksin Zifivax adalah vaksin heterolog yang akan diberikan untuk penerima vaksin primer Sinovac atau Sinopharm. Diketahui, vaksin ini merupakan produk yang dibuat oleh perusahaan China, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical. 

TRIBUNTERNATE.COM - Lima jenis vaksin yang akan digunakan sebagai booster telah mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

Kelima vaksin tersebut adalah vaksin Coronavac PT Bio Farma, Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax. 

Dikutip dari Tribunnews.com, vaksin Zifivax adalah vaksin heterolog yang akan diberikan untuk penerima vaksin primer Sinovac atau Sinopharm.

Diketahui, vaksin ini merupakan produk yang dibuat oleh perusahaan China, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical.

Lantas, seberapa efektifkah perlindungan vaksin ini terhadap varian-varian virus corona?

Dikutip dari Kompas.com, Direktur Pemasaran dan Kemitraan PT JBio, DR dr Chairuddin Yunus MKes mengatakan, vaksin Zifivax merupakan vaksin rekombinan atau sub unit protein.

Artinya, platform vaksin ini diambil dari spike glikoprotein atau bagian kecil virus yang akan memicu kekebalan tubuh saat disuntikan ke tubuh manusia.

Vaksin ini telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat oleh BPOM pada 7 Oktober 2021 lalu.

Kedepannya vaksin ini akan diproduksi di Indonesia.

Ilustrasi vaksin Covid-19.
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Freepik)

Selain itu, vaksin ini juga telah mengantongi status suci dan halal sesuai Fatwa MUI Nomor 53 Tahun 2021.

Vaksin ini diklaim dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi varian Omicron.

Hal ini disampaikan berdasarkan hasil dari penelitian independent yang dilakukan di National Center for Infectious Dieases, Beijing Ditan Hospital, Capital Medical University Beijing.

"Selain hasil penelitian booster yang sangat memuaskan, Zifivax juga memiliki efektivitas perlindungan yang baik terhadap varian Omicron," kata Chairuddin, Selasa 21 Desember 2021 lalu.

"Hasil penelitian yang dilakukan IMCAS menunjukkan 78 persen (25/32) serum subyek memiliki neutralizing antibody terhadap pseudovirus Omicron. Adapun titer neutralizing antibody terhadap pesudovirus omnicron dan hanya menurun sedikit dibandingkan dengan neutralizing antibody terhadap original wuhan strain."

Baca juga: BPOM Terbitkan Izin Darurat 5 Vaksin Covid-19 untuk Booster, Ini Daftarnya

Baca juga: Program Vaksinasi Booster akan Dimulai 12 Januari 2022, Ini Kriteria Orang yang Bisa Mendapatkannya

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved