Kabar Artis
Mengaku Tak Bisa Bahasa Inggris, Rafael Tan Tunangan dengan Bule, Komunikasi Lewat Google Translate
Meski kini telah bertunangan dengan Sabina yang keturunan Australia, namun ternyata kemampuan Rafael Tan dalam berbahasa Inggris tidak begitu baik.
TRIBUNTERNATE.COM - Rafael Landry Tanubrata atau yang lebih dikenal dengan nama Rafael Tan telah melamar sang kekasih, yakni Sabina Paz pada Agustus 2021 lalu.
Namun, momen bersejarah itu baru dibagikan oleh Rafael di awal Januari 2022.
Diketahui, Rafael Tan melamar Sabina Paz di Taman Langit, Pengalengan, Bandung pada 19 Agustus 2021.
Sabina Paz sendiri merupakan sosok baru di dunia hiburan Tanah Air.
Dia adalah warga negara asing keturunan Australia yang kini tinggal di Bali.
Karena telah lama tinggal di Australia, bahasa yang digunakan oleh Sabina untuk sehari-hari pun adalah bahasa Inggris.
Meski kini telah bertunangan dengan Sabina, namun ternyata kemampuan Rafael Tan dalam berbahasa Inggris tidak begitu baik.
Baca juga: 6 Artis Ini Dilamar Kekasih di Tahun 2021, Penuh Haru dan Romantis, Mana yang Paling Sweet?
Baca juga: 4 Fakta Acara Lamaran Vidi Aldiano dan Sheila Dara: Bertema Jawa hingga Penuh dengan Candaan
Rafael mengaku tidak terlalu mahir bahasa Inggris, bahkan ia cenderung menghindari orang yang berbahasa Inggris.
Eks personel boyband SMASH ini juga mengaku bahwa dirinya takut saat pertama kali bertemu dengan Sabina Paz.
Hal ini diungkapkan oleh Rafael Tan dalam acara Tonight Show yang tayang di kanal YouTube TonightShowNet pada Selasa (18/1/2022).
"Waktu pertama kali ketemu [Sabina] lagi, kita kerja bareng buat satu video klip, dia jadi couple-an gue," kata Rafael saat mengisahkan pertemuan pertamanya dengan Sabina.
"'Wah couple-nya bule', gue bilang ke manajer gue kaya 'aduh gimana nih, lu jangan jauh-jauh dari gue pas lagi syuting', gue bilang gitu," lanjutnya.
Khawatir tak bisa nyambung saat mengobrol dengan Sabina karena berbeda bahasa, Rafael memohon pada sang manajer agar tetap berada di dekatnya.
Tak hanya itu, Rafael mengatakan bahwa tak jarang ia berusaha untuk terus menghindar agar tak berbicara lama dengan Sabina.
"Terus pas hari H, dia datang dan ternyata ngenalin gue, akhirnya ngobrol."
"Tapi, takut ngomongnya makin panjang, akhirnya gue bilang 'bentar ya gue lagi mau ini dulu', akhirnya gue cabut-cabutan," kisah Rafael.
Rafael pun mengaku cukup kewalahan dengan Sabina yang terus mengajaknya berbicara, padahal ia tak bisa berbahasa Inggris.
"Dan dia [Sabina] selalu tanya-tanya terus. Haduh.. dia kagak tau apa ya gue nggak bisa bahasa Inggris?" ucap Rafael sambil berseloroh.
Baca juga: Gracia Indri Dilamar Kekasihnya di Belanda: I Said Yes!
Baca juga: Intip Deretan Potret Lamaran Ria Ricis dan Teuku Ryan, Adik Oki Setiana Dewi Teteskan Air Mata
Rafael kemudian menceritakan bagaimana akhirnya ia dan Sabina bisa berbicara dengan nyaman meski berbeda bahasa.
Ia menyebut, meskipun Sabina hanya bisa berbahasa Inggris, namun kekasihnya itu mengerti bahasa Indonesia.
Sehingga, apa pun yang dikatakan oleh Rafael bisa dimengerti oleh Sabina.
Namun demikian, Sabina tidak bisa berbahasa Indonesia secara verbal untuk membalas perkataan Rafael.
Hal sebaliknya juga dirasakan oleh Rafael, di mana dirinya tak bisa berbahasa Inggris secara verbal, namun sedikit banyak memahami bahasa internasional itu.
Akhirnya untuk bisa saling mengerti saat mengobrol, Rafael dan Sabina mengaku kerap kali menggunakan aplikasi penerjemahan, Google Translate.
"Kita kalau ngobrol, ternyata memang dia ngerti Bahasa Indonesia tapi kalau untuk ngomong nggak pede."
"Sama, gue juga kalau dengar Bahasa Inggris ngerti, akhirnya download Google Translate [untuk berkomunikasi]," ungkap Rafael.
Akan tetapi, pada saat keduanya sedang saling cekcok atau berselisih paham, Rafael lebih memilih untuk berkomunikasi melalui teks daripada bertemu langsung.
Sebab, Rafael mengaku bahwa dirinya lebih nyaman meluapkan perasaannya melalui tulisan saat marah.
Terlebih, dia masih harus berpikir dan itu membutuhkan waktu untuk menerjemahkan perasaannya ke dalam bahasa Inggris.
"Kalau misalnya lagi mau ngobrol yang serius, gue kadang-kadang milihnya nanti ketika lagi nggak barengan."
"Kalau di teks kan bisa lebih leluasa, jadi [kalau mau marah] dipendam dulu aja, tahan tahan," ucap Rafael.
"Ke toilet dulu Google Translate, haha," lanjutnya.
Pria kelahiran 16 November 1986 ini menegaskan bahwa aplikasi penerjemahan itu sangat membantu ia dan tunangannya untuk berkomunikasi di situasi dan kondisi apa pun.
"Kalau lagi berdua pun kadang-kadang juga gini.. 'aduh mau ngomong apa ya?', akhirnya keluarin handphone masing-masing [untuk saling menerjemahkan bahasa]," tandas Rafael.
Video selengkapnya:
(TribunTernate.com/Ron)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/rafaelsabina.jpg)