Senin, 18 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cuaca Buruk

Cuaca di Maluku Utara Masih Buruk, Diprediksi, Adanya Ancaman Gelombang Tinggi Dalam Sepekan

BMKG Kelas I Sultan Babullah Ternate memprediksi Prakiraan Cuaca di wilayah Maluku Utara  masih buruk

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Randi Basri
Kepala BMKG Kelas I Sultan Babullah Ternate,Maluku Utara, Jhoko Sumardiono. Jumat (13/2/2022) 

TERIBUNTERNATE.COM-  Badan Meteorologi  Klimatologi dan Geofisika ( BMKG )  Kelas I Sultan Babullah Ternate memprediksi

Prakiraan Cuaca di wilayah Maluku Utara  masih buruk dalam sepekan sebab masih terjadi hujan lebat.

Kepala BMKG Jhoko Sumardiono dalam keterangannya menyebut  Cuaca  buruk masih melanda hingga beberapa pekan kedepan.

Hasil pantauan pada Minggu (13/2/2022) tercatat,  kondisi cuaca pada umumnya  cerah berawan cerah berawan

dengan potensi hujan ringan dan sedang seperti di wilayah Weda Halmahera Tengah, Maba Halmahera Timur, Sofifi, Taliabu dan sekitarnya.

Baca juga: Ada Potensi Cuaca Buruk, BMKG Imbau Warga yang Tinggal di Pesisir Maluku Utara untuk Tetap Waspada

Baca juga: Cuaca Buruk, Harga Ikan di Halmahera Barat Melambung Tinggi

Adapun sore ini umumnya terjadi hujan ringan dengan potensi hujan sedang lebat di wilayah Ternate, Tidore, Jailolo, Sofifi, Weda, Bacan, Taliabu.

"Sementara suhu udara yang kita pantau juga di atas 27⁰C-32⁰C, kelembaban udara juga di atas 75-95 % dan akan terjadi angin di timur laut hingga barat dengan kecepatan 05-30 km/jam," jelas Jhoko pada Minggu (13/2/2022).

Dari kondisi tersebut lanjutnya, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini dengan status waspada pada masyarakat

yang  mana akan terjadi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang.

Potensi peringatan tersebut akan melintasi beberapa wilayah yaitu Jailolo, Ternate, Tidore, dan Weda yang diprediksi bisa terjadi  banjir pada  siang dan sore.

"Selain potensi cuaca BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi terjadi gelombang tinggi signifikan mencapai 2,0 meter di wilayah perairan Samudera Pasifik Utara Halmahera,"himbaunya.

(Tribunternate.com/Randi Basri)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved