Status Tersangka Nurhayati Dicabut, Kabareskrim: N Tidak Ada Niat Jahat Maupun Perbuatan Jahat

Kini penetapan status tersangka atas Nurhayati akan dihentikan. Kasus tersebut disetop karena dinilai kurang bukti.

Editor: Rizki A
Istimewa via Tribunnews.com
Nurhayati, Kaur Keuangan atau Bendahara Desa Citemu, Cirebon, Jawa Barat, yang justru ditetapkan sebagai tersangka setelah melaporkan kasus dugaan korupsi APBDes Citemu 2018-2020 yang dilakukan oleh Kepala Desa Citemu yang berinisial S. Kini status tersangka atas Nurhayati dicabut. 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang wanita bernama Nurhayati, yang juga merupakan Kaur Keuangan atau Bendahara Desa Citemu, Cirebon, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan.

Bagaimana tidak?

Nurhayati justru ditetapkan sebagai tersangka setelah melaporkan kasus dugaan korupsi APBDes Citemu 2018-2020 yang dilakukan oleh Kepala Desa Citemu yang berinisial S.

Namun, kini penetapan status tersangka atas Nurhayati dicabut. Kasus tersebut disetop karena dinilai kurang bukti.

Kepolisian pun akan menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Nurhayati.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyampaikan Nurhayati tidak terbukti melakukan perbuatan jahat dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Karena itu, pihaknya akan menghentikan penuntutan terhadap Nurhayati.

"N tidak ada niat jahat maupun perbuatan jahat, diingatkan tidak cukup bukti dan akan dilakukan penghentian penuntutan," ujar Agus saat dikonfirmasi, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: Demi 2 Liter Minyak Goreng, Warga Banjarnegara Rela Tempuh Perjalanan 40 Km hingga Harus Menginap

Baca juga: Pakar Kesehatan AS Beri Peringatan: Turunnya Kasus Omicron Bukan Akhir Pandemi Covid-19

Agus menyampaikan pihaknya telah menerima surat permintaan tahap 2 atas tersangka Nurhayati dari Kejaksaan RI.
Nantinya, mereka akan mengawal kasus itu hingga diterbitkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP).

"Arahan kepada jajaran Polda Jabar untuk segera tahap 2 mengawal proses SKPP oleh Kejaksaan biar segera tuntas," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus Nurhayati, seorang wanita yang ditetapkan sebagai tersangka seusai melaporkan kasus dugaan korupsi mulai menemukan titik terang.

Kasus itu kini direncanakan bakal dihentikan oleh pihak kepolisian.

Penegasan itu disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Menurutnya, pihaknya berencana akan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap Nurhayati.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved