Pentingnya Penjualan Online Ala Goklik Guna Pulihkan Ekonomi UMKM Pasca-pandemi Covid-19
Goklik memberikan edukasi bagi pelaku UMKM untuk beralih ke penjualan online, guna mengatasi dampak pandemi Covid-19
TRIBUNTERNATE.COM - Adanya pandemi Covid-19, tak dipungkiri membuat kehidupan masyarakat banyak berubah.
Perubahan yang terjadi salah satunya adalah kehidupan ekonomi Indonesia, tak terkecuali bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Indonesia.
Sejumlah pelaku UMKM kehilangan lahan pekerjaan dan pelanggannya di masa pandemi karena sejumlah aturan pembatasan dari pemerintah dan dampak ekonomi yang terjadi.
Guna mengatasi dampak ekonomi, Goklik, mengadakan edukasi bagi UMKM untuk beralih dari cara konvensial ke cara modern (online).
Sebagai informasi, Goklik adalah platform gratis karya anak bangsa dalam bentuk tautan (free magic link) yang dapat diakses melalui www.goklik.id.

Menurut CEO Goklik, Fiter Bagus Cahyono, masyarakat Indonesia mampu mengembalikan kejayaan UMKM dengan mengubah cara penjualannya menjadi serba online.
Ia mengatakan masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan berbelanja online.
Lebih lanjut, berkat kebiasaan belanja online yang sudah tertanam ini, para pelaku UMKM tidak perlu lagi memberikan edukasi terlalu panjang kepada pembeli.
“Masyarakat Indonesia saat ini sudah sangat nyaman dan terbiasa untuk membeli berbagai kebutuhan hidupnya secara online, jadi UMKM Indonesia tidak perlu lagi memikirkan edukasipasar online-nya, mereka (pembeli) sudah sangat siap untuk berbelanja secara online," papar Fiter, dikutip dari siaran pers acara seminar hybrid “Memulihkan Bisnis UMKM Pasca Pandemi” pada 8 April 2022 di Hotel Santika Premier, Medan yang diterima TribunTernate.com.
Walaupun masyarakat sudah teredukasi, tentu masih ada beberapa kendala.
CEO Goklik mengatakan kendala yang terjadi adalah dengan datangnya persaingan produk impor.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan dengan adanya platform Goklik, bisa menjadi alternatif untuk UMKM Indonesia menjual produk dan jasanya melalui Omni Channel.
Fiter mengatakan, alternatif ini juga harus diimbangi dengan adanya peningkatan kualitas produk dan jasa yang dijual.
"Tapi ironisnya mayoritas barang yang tersedia di e-commerce Indonesia sebagian besar masih impor. Hal itulah yang menjadi salah satu motivasi kami di Goklik sebagai platform karya anak Bangsa untuk bisa menyediakan alternatif saluran penjualan dengan pengalaman pembeli sekelas ecommerce bagi UMKM Indonesia untuk bisa menjual produk dan jasanya secara langsung (direct selling) dengan pemanfaatan Omni Channel tanpa harus bersaing terus di kolam yang sudah terlanjur riuh dengan produk impor, sambil secara pararel membenahi diri melalui peningkatan kualitas produk dan jasanya," tandas Fiter.
(TribunTernate.com/ Efrilia Aminati)