Produksi 14 Ton Sampah Sehari, Pemda Halmahera Barat Akui Kekurangan Armada
Di Halmahera Barat, sampah yang diproduksi mencapai 14 ton sehari. Sementara, armada angkut samp[ah sangat sedikit. Hal itu diakui Pemerintah Daerah.
Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE. COM - Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Kabupaten Halmahera Barat, Adrisal Hena, mengakui bahwa pihakyna kekurangan armada angkut sampah.
"Secara teknis, masih kurang. Saat ini armada kami hanya ada 7 unit, diantaranya 4 unit dump truk dan 3 unit amrol, "katanya, Rabu (13/4/2022).
Adrisal bilang, semua unit dump truk sudah dimakan usian. Karena itu sering terjadi kerusakan.
Baca juga: Minyak Goreng di Kabupaten Halmahera Barat Masih Mahal
Untuk efisiesi pengangkutan sampah di Halmahera Barat, dibutuhkan setidaknya 6 unit dump truk pengangkut sampah.
"Idealnya itu dump truknya harus 6 unit, dan perbanyak amrol juga, "ungkap Ardisal.
Setiap hari, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memproduksi sebanyak 14 ton sampah. Didominasi sampah produksi rumah tangga, dan sampah plastik.
Baca juga: Lokasi FTJ Jailolo, Halmahera Barat, Penuh Dengan Sampah
Sampah-samah itu berasal dari Kecamatan Jailolo, Kecamatan Sahu Timur dan sebagian Kecamatan Sahu.
Karena itu, peran masyarakat juga diharapkan dalam mengatasi masalah klasik seperti sampah.
"Saya berharap, masyarakat juga ikut berperan. Terutama membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. "pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sampah-di-halmahera-barat.jpg)