Lebaran 2022
Ini Sederet Kisah Warga Galela Halmahera Utara Berburu Baju Lebaran
Lelah menunggu hingga rela habiskan jutaan rupiah, demi berburu bacu lebaran. Hal itu dilakukan warga Kecamatan Galela, Halmahera Utara.
TRIBUNTERNATE.COM - Berburu baju lebaran, bisa menjadi cerita dan kisah tersendiri.
Merogok kocek, memakan waktu, hingga menguras tenaga dan pikiran.
Nah, berikut kisah singkat beberapa warga Kecamatan Galela di Kabupaten Halmahera Utara, berburu baju lebaran.
• Habiskan Rp 2,5 juta.
Saodah (50) warga Desa Ngidiho, Kecamatan Galela pergi ke Kecamatan Tobelo untuk membeli baju lebaran.
Baca juga: Banyak Diminat, Omzet Pedagang Pakaian Bekas di Halmahera Barat Naik Jelang Lebaran
Lokasi yang dipilih ialah Pasar Rawajaya. Bersama ke empat anaknya, ia menghabiskan Rp 2,5 juta untuk berbelanja.
Beragam kemeja, baju, celana hingga pakaian muslimah dibawa dengan kantong kresek besar berwarna hitam.
Tak lupa pula, ibu rumah tangga (IRT) itu membeli beberapa karton minuman bersoda.
Sejak pagi hingga sore, ia mulai berbelanja. Keluar masuk lapak, naik turun tangga dilakukan.
Alhasil, rasa lelah pun tak bisa dibendung. Seusai berbelanja, ia terduduk lesu diatas trotoar depan pasar.
"Sudah selesai belanja, jadi saya menunggu angkutan umum untjk balik ke Galela, "ungkapnya kepada TribunTernate.com, Sabtu (30/4/2022).
• Dua jam menunggu.
Hal serupa juga dirasakan Udin, warga Kecamatan Galela lainnya.
Seusia berbelanja baju lebaran, ia menunggu sang istri dan anaknya untuk pulang.
Di depan pintu masuk Pasar Moderen, Kecamatan Tobelo.
Pria berkumis ini mengaku, telah menunggu selama dua jam lamanya.
"Entah apa yang dibeli, saya sudah menunggu cukup lama, dari jam 1 hingga jam 3 siang ini, "jawabnya lesu.