Kajian Awal di Israel Sebut Hepatitis Akut Berkaitan dengan Virus Corona Subvarian Omicron BA.2

Kini, salah satu hasil kajian awal Kementerian Kesehatan Israel mengeluarkan pernyataan mengenai penyakit hepatitis akut misterius tersebut.

Editor: Rizki A
thailandmedical.news
ILUSTRASI pasien anak-anak di rumah sakit. Belum usai pandemi Covid-19, kini muncul penyakit hepatitis akut misterius karena hingga kini masih belum diketahui penyebabnya. Hepatitis akut tersebut menyerang anak-anak. 

TRIBUNTERNATE.COM - Belum usai pandemi Covid-19, kini muncul penyakit hepatitis akut misterius karena hingga kini masih belum diketahui penyebabnya.

Hepatitis akut tersebut dialami oleh anak-anak.

Kini, salah satu hasil kajian awal Kementerian Kesehatan Israel mengeluarkan pernyataan mengenai penyakit hepatitis akut misterius tersebut.

Diduga kemunculan Hepatitis ini berkaitan dengan dengan sub varian omicron BA.2. Karena 90 persen anak-anak yang terinfeksi Hepatitis, satu tahun sebelumnya terinfeksi Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman. 

Baca juga: Cerita Nakes RSKI Pulau Galang Tak Mudik, Rayakan 3 Kali Lebaran Bersama Pasien Covid-19

Baca juga: Viral Video Bule Berpose Tanpa Busana di Pohon Keramat di Bali, Ketua PHDI: Mengotori Tempat Suci

Baca juga: Waspadai, Ini Gejala Hepatitis Akut Serta Langkah Pencegahan Dasar yang Bisa Dilakukan

"Tidak banyak korelasi ke adenovirus. Nah ini ada juga hipotesa atau prediksi di sebagian negara," ungkapnya pada Tribunnews, Kamis (5/5/2022).

Khususnya di Eropa, banyak yang menduga kemunculan sub varian atau varian baru dari Covid-19 bisa terlihat menyerang anak. Bukan karena menyerang anak, tapi kelompok anak belum divaksin.

Anak yang terinfeksi adalah mereka yang di bawah lima tahun. Yang mana mereka belum bisa menerima vaksin Covid-19. Hal ini tentu membantah keterkaitan kemunculan Hepatitis akibat efek samping vaksinasi. 

"Tidak ada yang bisa memperkuat praduga atau dugaan dikaitkan dengan vaksinasi. Bahkan sebaliknya. Karena pada dewasa tidak katena sudah ada riwayat vaksinasi," kata Dicky menambahkan.

Hingga saat ini belum ditemukan kasus untuk orang dewasa. 

"Oleh karena itu, pesan pentingnya, tidak boleh abai, euforia. Bahwa SARS-CoV-2 dapat menyebabkan gangguan lever, hal sudah diketahui sejak awal pandemi," pungkasnya.

Baca juga: Hepatitis Akut Merebak dan Belum Diketahui Pemicunya, IDI dan IDAI Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Baca juga: Ada Dugaan Hepatitis Akut Mengarah ke Covid-19, Ini Penjelasan Pakar Epidemiologi

Diderita Hampir 300 Anak di 20 Negara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui informasi terkait kasus hepatitis akut misterius pada anak di seluruh dunia.

Terbaru, WHO menyebut hampir 300 anak dengan hepatitis akut terdeteksi di 20 negara di seluruh dunia, termasuk di kawasan Asia Tenggara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved