Kasus Mafia Minyak Goreng, Kejaksaan Agung RI Belum Endus Keterlibatan Partai Politik

Kejaksaan Agung RI masih belum mengendus adanya keterlibatan partai politik (parpol) dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO

Editor: Rizki A
Tribun Medan/Fredy Santoso
ILUSTRASI - Kejaksaan Agung RI masih belum mengendus adanya keterlibatan partai politik (parpol) dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya atau mafia minyak goreng. Dalam FOTO: satgas pangan Ditreskrimsus Polda Sumut dan Pemprov Sumut menyidak tiga gudang minyak goreng di wilayah Deliserdang, Sumatera Utara. Satgas menemukan ribuan minyak goreng kemasan, Jumat (18/2/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Penyelidikan mengenai kasus mafia minyak goreng di Indonesia masih terus berkembang.

Kasus dugaan korupsi ekspor minyak sawit  telah diungkap oleh Kejaksaan Agung RI, sejumlah tersangka juga telah ditetapkan.

Terbaru, Kejaksaan Agung RI masih belum mengendus adanya keterlibatan partai politik (parpol) dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya atau mafia minyak goreng.

"Belum ada (aliran uang ke parpol). Kita lihat saja anak-anak dalami alat bukti," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI Febrie Adriansyah, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2022) malam.

Di sisi lain, kata Febrie, pihaknya juga masih mendalami kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus mafia minyak goreng.

Terakhir, Jaksa menetapkan Lin Che Wei alias LCW sebagai tersangka.

"Ini kan sesuai alat bukti yang ditentukan. Maka dia kan penyidik juga hati-hati kan, nanti dari alat bukti itu dilihat siapa lagi yang bertanggung jawab," katanya.

Baca juga: Orangtua di India Gugat Anak Sendiri Rp9,4 Miliar Gara-gara Tak Kunjung Mendapat Cucu

Baca juga: 5 Negara Ini Pernah Tolak Ustaz Abdul Somad, Terbaru Singapura, Apa Alasannya?

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaaan Agung RI menetapkan seorang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya alias mafia minyak goreng pada Selasa (17/5/2022).

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana menyampaikan bahwa tersangka itu adalah Lin Che Wei alias LCW yang merupakan penasihat kebijakan atau analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia.

Foto yang dilihat Tribunnews.com, pelaku tampak memakai baju tahanan berwarna merah jambu dan diborgol.

Dia langsung ditetapkan tersangka seusai diperiksa pada hari ini.

"Adapun 1 orang tersangka yang dilakukan penahanan yaitu LCW alias WH selaku pihak swasta yang diperbantukan di Kementerian Perdagangan RI," kata Ketut dalam keterangannya, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Update Kasus Poliandri Wanita di Cianjur: Pengakuan NN, Suami Pertama Cabut Laporan Kepolisian

Baca juga: Meski Ada Pelonggaran Lepas Masker di Area Terbuka, Kelompok Rentan Disarankan Tetap Pakai Masker

Baca juga: Survei Indikator: Polemik Minyak Goreng Sebabkan Tingkat Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Turun

Adapun penetapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-26/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 dan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor: TAP-22/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022.

Dalam perkara ini, kata Ketut, tersangka Lin Che Wei diduga bersama-sama dengan tersangka Indrasari Wisnu Wardhana yang juga Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI mengkondisikan pemberian izin persetujuan ekspor di beberapa perusahaan.

"Untuk mempercepat proses penyidikan, Tersangka LCW alias WH dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat selama 20 hari terhitung sejak 17 Mei 2022 sampai dengan 05 Juni 2022," ujarnya.

Atas perbuatannyan itu, LCW disangka melanggar Pasal 2 jo. Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kejaksaan Agung Belum Endus Adanya Keterlibatan Partai Politik Dalam Kasus Mafia Minyak Goreng

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved