Virus Corona

Pemerintah Beri Pelonggaran Pemakaian Masker: Covid-19 Diklaim Terkendali, Epidemiolog Beri Kritikan

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono mengkritisi kebijakan pelonggaran lepas masker di ruang terbuka.

Editor: Rizki A
Twitter/@torenorange
Kabin KRL Commuter Line tujuan Bogor-Stasiun Angke yang padat penumpang usai libur Lebaran, Senin (9/5/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintah telah memberikan kelonggaran pemakaian masker di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kini, masyarakat diperbolehkan melepas masker di ruang terbuka dan tidak dipadati banyak orang.

Kebijakan tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (17/5/2022) dan mulai berlaku pada Rabu hari ini.

“Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” kata Jokowi dalam pernyataan persnya, Selasa (17/5/2022).

Keputusan pelonggaran pemakaian masker diambil karena melihat situasi dan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang dinilai semakin terkendali.

Selain itu, imunitas masyarakat yang dinilai kuat juga menjadi alasan di balik pelonggaran ini.

Jokowi Sampaikan Aturan Baru Penggunaan Masker Selasa (17/5/2022)
Jokowi Sampaikan Aturan Baru Penggunaan Masker Selasa (17/5/2022) (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

 

Baca juga: Kasus Mafia Minyak Goreng, Kejaksaan Agung RI Belum Endus Keterlibatan Partai Politik

Baca juga: Orangtua di India Gugat Anak Sendiri Rp9,4 Miliar Gara-gara Tak Kunjung Mendapat Cucu

Baca juga: Update Kasus Poliandri Wanita di Cianjur: Pengakuan NN, Suami Pertama Cabut Laporan Kepolisian

Meskipun demikian, Jokowi meminta agar masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di dalam ruangan atau saat berada di transportasi publik.

“Namun untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker,” katanya.

Selain itu, Jokowi menyarankan masyarakat yang sedang sakit batuk, pilek, serta Lansia dan kelompok masyarakat yang memiliki komorbid untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas.

“Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, Lansia atau memiliki penyakit komorbid maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” katanya.

Penjelasan Menkes Tentang Terkendalinya Kasus Covid-19

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memberikan penjelasan terkait arahan Presiden Jokowi yang mengizinkan warga mencopot masker di ruang terbuka.

Salah satunya adalah kemampuan imun orang Indonesia terhadap varian Omicron baru cukup baik.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved