Menggoyang Lidah karena Kelezatannya, Ikan Cakalang Fufu Diminati Hingga ke Jakarta dan Surabaya
Tak hanya warga lokal, namun ikan cakalang fufu khas Ternate, Maluku Utara juga diminati warga Jakarta dan Surabaya.
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Ikan asap atau warga Kota Ternate, Maluku Utara menyebutnya ikan fufu.
Merupakan kuliner olahan ikan paling fenomenal, yang banyak diburu.
Bagaimana tidak, pedagang ikan fufu dapat meraup keuntungan jutaan rupiah.
Ikan cakalang fufu mudah di dapat, karena penjualannya ada disetiap pasar tradisional.
Baca juga: Instansi di Ternate Meriahkan Lomba Menembak Farewell Komandan Lanal Ternate
Salah satunya di Pasar Barito Bahari Berkesan, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah.
Proses pembuatannya pun terbilang cukup mudah, ikan cakalang diasapi dengan kulit kelapa (sabut kelapa) dengan api sedang selama 30 hingga 40 menit.
Mula-mula ikan cakalang dibersihkan, kemudian dibelah dan ditusuk menggunakan bambu.
Sebagai alat penjepit, agar ikan tetap tidak tertekuk ketika diasapi.
Arifin, salah seorang pedagang mengaku, penjualan ikan cakalang fufu dilakukan sejak lama.
Di mana keuntungan setiap harinya, bisa mencapai jutaan rupiah.
"Dalam sehari bisa dapat Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta, "katanya.
Ikan cakalang fufu ia jual dengan dengan harga yang bervariasi, tentunya tergantung ukuran.
Satu ekor ikan cakalang fufu ukuran besar dihargai Rp 80 ribu, ukuran sedang Rp 50 hingga 40 ribu, sedangkan ukuran kecil Rp 15 ribu.
Baca juga: 55 Personil Kepolisian Akan Diterjunkan untuk Pengamanan UAS di Tidore
Selain warga lokal, ikan cakalang fufu juga banyak dibeli orang untuk dikirim ke luar Ternate.
"Ada juga orang yang mau berangkat ke Jakarta dan Surabaya."
"Mereka beli untuk dibawa ke saudara atau teman, karena ikan cakalang fufu tak mudah basi, yakni bisa bertahan hingga 3 hari, "tandasnya. (*)