BPBD Tidore Kukuhkan Forum Pengurangan Resiko Bencana
Untuk menjawab tantangan penanggugalan bencana di Kota Tidore Kepulauan, BPBD mengukuhkan Forum Pengurangan Resiko Bencana.
Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Penanggulangan bencana di Kota Tidore Kepulauan saat ini, dibutuhkan kolaborasi untuk mengurangi resiko bencana.
Pengurangan resiko bencana dibutuhkan partisipasi dari masyarakat, dengan menginformasikan kepada pihak terkait ketika terjadi bencana.
Untuk menjawab tantangan, penanggugalan bencana yang terjadi di Kota Tidore Kepulauan.
Badan Penanggulalangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan, mengukuhkan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB).
Baca juga: Laris Manis, Kopi Khas Tidore Ini Diminati hingga ke Luar Negeri
Pengukuhan FPRB ini, dirangkaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tidore Kepulauan.
Yang dilangsungkan, di gedung Aula SMA N 1 Kota Tidore, Rabu (8/6/2022).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar mengungkapkan, FPRB sangat penting dalam kerja-kerja BPBD.
Sebab langkah strategis dalam penanggulangan bencana, membutuhkan kelompok-kelompok seperti Ini.
"Kami juga sudah mengukuhkan FPRB, karena ini sangat penting bagi kami di BPBD, "ungkapnya.
Ia mengakui bahwa BPBD Kota Tidore Kepulauan masih mengalami beberapa kendala, dalam Penanggulangan Bencana.
Hal itu karena proses penangananya sangat panjang.
Penanganan yang dimaksud adalah, penanganan kerusakan saat terjadi bencana.
Sebab dalam beberapa kali bencana, dalam proses penangananya belum makaimal.
"Kami mengakui penanganan bencana di Tidore, ada beberapa kendala."
"Salah satunya informasi dan koordinasi, saat terjadi bencana, "katanya.