Kabar Reshuffle Kabinet Digelar Siang Ini: Ada 2 Nama Menteri Baru, 3 Wakil Menteri akan Dilantik
Sebelumnya terdapat setidaknya empat orang yang mendadak dipanggil presiden ke Istana pada Selasa petang kemarin.
TRIBUNTERNATE.COM - Kabar perombakan atau reshuffle kabinet semakin kencang menjelang tibanya hari Rabu Pahing.
Apalagi, beberapa nama telah dipanggil ke Istana untuk menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (14/6/2022) kemarin.
Sebuah sumber Tribunnews di pemerintahan menyebut, Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet pada Rabu siang, (15/6/2022).
Pelantikan akan digelar pada pukul 14.00 WIB.
Sumber tersebut mengatakan ada dua nama menteri baru yang akan dilantik.
Mereka yakni Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Mantan Panglima TNI Marsekal purnawirawan Hadi Tjahjanto.
“Iya dua (direshuffle),” ujar sumber tersebut .
Baca juga: Isu Reshuffle Mencuat, Ini Daftar Menteri yang Diganti pada Hari Rabu Pon dan Pahing Sejak 2014
Baca juga: Sebut Covid Varian Baru akan Terus Ada, dr Tirta: Tidak Perlu Heboh-heboh
Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet, Deretan Pejabat Datang ke Istana, M Lutfi, Hadi Tjahjanto hingga Prabowo
Zulkifli disebut akan menempati pos Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lutfi.
Sementara Hadi menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggantikan Sofyan Djalil.
“Mendag Pak Zul sebagai (Zulkifli Hasan). Pak Hadi sebagai Menteri ATR," kata dia.
Selain Menteri, Presiden juga disebut akan melantik tiga wakil menteri (wamen).
Namun, belum diketahui wakil menteri mana saja yang akan dilantik.
“Wakil menteri tiga (yang dilantik),” tuturnya.
Sebelumnya terdapat setidaknya empat orang yang mendadak dipanggil presiden ke Istana pada Selasa petang kemarin.
Keempat orang tersebut yakni Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra, dan Mantan Panglima TNI Marsekal Purnawirawan Hadi Tjahjanto.
Pada Selasa kemarin, Presiden juga bertemu sejumlah ketua umum partai politik, di antaranya yakni Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Baca juga: Ridwan Kamil Persilakan Warga untuk Berziarah ke Makam Eril: Greetings from Beautiful Tigerwater
10 Kursi Wakil Menteri Kosong
Terdapat 10 kursi wakil menteri dalam Kabinet Indonesia Maju dan berpeluang akan diisi dalam reshuffle 15 Juni 2022.
Pemanggilan sejumlah Menteri ke Istana juga kian menguatkan isu reshuffle kabinet.
Mereka adalah Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, hingga Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Nama-nama non menteri juga dipanggil ke Istana, di antaranya mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, serta Wamen ATN/BPR Surya Chandra.
Nama-nama tersebut mendatangi Istana Negara pada Selasa (14/6/2022) sore.
Dalam isu reshuffle terbaru, Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan akan mendapat jatah posisi di Kabinet Indonesia Maju.
Hal itu turut dibenarkan oleh Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto.
Bima bahkan menyebut bahwa PAN akan akan mendapat dua posisi, yakni 1 kursi menteri dan 1 kursi wakil menteri (Wamen).
Setidaknya ada 10 kursi Wakil Menteri (Wamen) yang kosong dan siap untuk diisi kapan saja.
Rincian 10 wakil menteri yang kosong yakni:
- Wakil Menteri Sosial
- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Wakil Menteri Investasi
- Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas
- Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB)
- Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Wakil Menteri Koperasi dan UKM
- Wakil Menteri Perindustrian
- Wakil Menteri Ketenagakerjaan
- Wakil Menteri Dalam Negeri
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno pada Januari lalu menjelaskan, posisi wakil menteri (wamen) dalam beberapa kementerian memang ada secara kelembagaannya.
Menurutnya, posisi wamen disiapkan untuk mengantisipasi perubahan situasi yang cepat, namun tidak berarti harus selalu diisi.
“Wakil menteri memang kelembagaannya ada. Sebagian besar kementerian di perpres (peraturan presiden) kementeriannya itu memang ada posisi wakil menteri."
"Tetapi tidak berarti selalu diisi karena memang itu digunakan untuk mengantisipasi karena dunia ini cepat berubah, tantangan cepat berubah, sering kali ada hal-hal yang tidak terduga,” ujar Mensesneg, di Jakarta, Jumat (7/1/2022), dilansir laman setkab.go.id.
Lebih lanjut, Pratikno mengatakan bahwa apabila sebuah kementerian dalam situasi tertentu memerlukan seorang wamen maka posisi tersebut sudah ada.
“Mungkin ada kementerian yang dalam situasi tertentu kemudian butuh wakil menteri, posisinya itu ada. Tapi kalau tidak diperlukan ya tidak perlu diadakan, tidak perlu diisi. Itulah kebijakan Bapak Presiden mengenai wakil menteri,” imbuhnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Reshuffle Siang Ini: Zulhas Dikabarkan Jadi Mendag, Hadi Tjahjanto Menteri ATR/BPN