Jumat, 17 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Rekomendasi Film

Rekomendasi Film Netflix: Earthquake Bird (2019), Cinta Segitiga yang Berakhir jadi Kasus Pembunuhan

Salah satu rekomendasi film Netflix adalah Earthquake Bird. Berikut sinopsis selengkapnya.

Netflix
Poster film Netflix Earthquake Bird (2019). 

TRIBUNTERNATE.COM - Salah satu rekomendasi film Netflix yang bisa kamu tonton untuk mengisi waktu luang adalah Earthquake Bird.

Earthquake Bird adalah film thriller psikologis yang ditulis dan disutradarai oleh Wash Westmoreland.

Film ini dikisahkan berdasarkan sebuah novel yang diterbitkan pada tahun 2001 dengan judul yang sama karya Susanna Jones.

Film ini dibintangi oleh Alicia Vikander, Riley Keough, Naoki Kobayashi, dan Jack Huston.

Dirilis pada tahun 2019, film ini dapat disaksikan melalui platform streaming film, Netflix.

Berikut sinopsis film Earthquake Bird (2019).

Poster film Netflix Earthquake Bird (2019).
Poster film Netflix Earthquake Bird (2019). (Netflix)

Baca juga: Rekomendasi Film Horor Netflix: The Ancestral (2022), Makhluk Halus di Rumah Tua Milik Leluhur

Baca juga: Rekomendasi Film Netflix: The Lost City of Z (2016), Penemuan Kota Kuno yang Hilang di Amazon

Baca juga: Rekomendasi Film Netflix: Deadly Illusions (2021), Penulis yang Terjebak antara Fantasi dan Realita

Berlatarkan di Kota Tokyo pada tahun 1989, Lucy Fly (Alicia Vikander) adalah seorang wanita muda ekspatriat Swedia yang bekerja sebagai penerjemah di sebuah perusahaan manufaktur.

Ia dicurigai melakukan pembunuhan ketika temannya Lily (Riley Keough) hilang karena terlibat cinta segitiga yang kacau balau dengan Teiji Matsuda (Naoki Kobayashi).

Plot film ini diselingi dengan kilas balik masa kecil Lucy, serta adegan hubungan romantisnya dengan Teiji dan persahabatan dengan Lily Bridges, seorang ekspatriat Amerika.

Hobi Teiji adalah memotret orang, terutama wanita.

Pada akhirnya, Teiji memulai berhubungan dengan Lucy, dan kemudian dengan Lily.

Selama liburan ke Pulau Sado, persahabatan Lucy dengan Lily memburuk saat dia mengetahui bahwa Teiji telah memulai hubungan romantis dengan Lily di belakangnya.

Setelah hilangnya Lily, Lucy ditangkap dan diinterogasi oleh detektif Jepang.

Lucy mengklaim bahwa dia membunuh Lily karena kemarahan cemburu.

Akan tetapi, ia dibebaskan setelah mayat itu diidentifikasi sebagai milik orang lain.

Setelah dibebaskan, Lucy menemukan bukti dalam koleksi foto Teiji yang melibatkan dia dalam pembunuhan dan hilangnya Lily.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved