Penulis Rubrik Parodi Harian Kompas Samuel Mulia Meninggal Dunia, Ini Sosok dan Unggahan Terakhirnya
Berikut profil Samuel Mulia, penulis rubrik Parodi dan gaya hidup yang meninggal dunia pada Sabtu (25/6/2022).
TRIBUNTERNATE.COM - Kabar duka datang dari dunia tulis-menulis Tanah Air.
Penulis rubrik parodi dan gaya hidup Harian Kompas, Samuel Mulia, meninggal dunia pada Sabtu (25/6/2022).
Samuel mengembuskan nafas terakhirnya pada usia 59 tahun di apartemennya di kawasan Slipi, Jakarta.
Selama berkarier, Samuel juga dikenal sebagai konsultan merek sekaligus perancang busana.
Selain itu, ia juga merupakan seorang jurnalis mode.
Ia pun menjadi penulis tetap rubrik Parodi di harian Kompas.
Baca juga: Surya Paloh Usulkan Duet Pemersatu Bangsa, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Beri Tanggapan Berbeda
Baca juga: Belum Bertemu Ketua Umum Partai Lain, PDIP: Cuma Belum Sempat, Jangan Dianggap Tak Mau Kerjasama
Baca juga: Disebut Mirip Suami Maudy Ayunda, Ini Profil Yoo Ji Tae, Salah Satu Aktor di Drama Money Heist
Saat masih menjadi kolumnis di Harian Kompas, pria yang akrab disapa Sammy ini mengisi kolom Parodi dengan tulisan-tulisan yang kerap mengkritik isu-isu seputar gaya hidup.
Tulisan Samuel Mulia dikenal ringan dan dikemas dengan cara yang menarik.
Adapun beberapa judul tulisan yang telah ditulisnya antara lain Instagram, Teman, Aku Orangnya Memang Gitu, hingga Berhenti Berbuat Baik.
Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, tulisan Samuel Mulia terakhir kali di kolom Parodi berjudul Jangan Bilang-Bilang yang dituliskan pada 19 Juni 2022.
Mengutip grid.id, jenazah pria kelahiran 1963 itu disemayamkan di rumah duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara.
Postingan Terakhir Samuel Mulia
Samuel Mulia terakhir mengunggah sebuah foto pada 7 Januari 2022 lalu melalui akun Instagramnya @samuel_mulia.
Dalam postingan tersebut ia menuliskan kaitan antara kata "enak" dengan "sehat"
"Enak itu belum tentu sehat. Sehat itu belum tentu enak. Maka hiduplah seenaknya kamu! Nanti kamu pasti akan tahu bedanya enak dan sehat. Sekian." tulisnya.
Dalam postingan lainnya, saat Sam menginjak usia 58 tahun, ia mengunggah foto yang menggambarkan sebuah perahu di Pantai Sindhu.
Postingan kali ini, Samuel mengungkapkan rasa duka saat terhadap ibunya yang sudah meninggalkan dunia.
"Hi Mom,
Remember this place? It was 42 years ago in pantai Sindhu we buried you at sea. That was a devastated day in my life.
After years gone by I am here this morning and all of a sudden am having a mixed feelings.
I am 58 now, mom. I’ve been through all ups and downs in life and for sure I am getting older." tulisnya dalam keterangan di foto tersebut.
Terjemahan dalam bahasa Indonesia:
"Hai ibu,
Ingat tempat ini? 42 tahun yang lalu di Pantai Sindhu kami menguburmu di laut. Itu adalah hari yang mematahkan hati dalam hidupku.
Setelah bertahun-tahun berlalu, ku di sini pagi ini dan tiba-tiba perasaanku campur aduk.
Aku berusia 58 tahun sekarang, ibu. Aku telah melalui semua pasang surut dalam hidup dan yang pasti aku semakin tua."
(Tribunnews.com, Widya/Yohanes Liestyo Poerwoto) (Grid.id, Devi Agustina)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Samuel Mulia, Penulis Rubrik Parodi yang Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/samuel-mulia.jpg)