Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mengenal 5 Tipe Love Language atau Bahasa Cinta: Acts of Service hingga Physical Touch

Menurut konselor pernikahan Dr. Gary Chapman dalam bukunya “The 5 Love Languages”, ada lima tipe bahasa cinta.

Pexels.com/Artem Beliaikin
ILUSTRASI Cinta - Menurut konselor pernikahan Dr. Gary Chapman dalam bukunya “The 5 Love Languages”, ada lima tipe bahasa cinta. 

TRIBUNTERNATE.COM - Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam mengungkapkan perasaan cintanya kepada pasangan, keluarga, anak, orangtua, teman, maupun orang-orang terdekat.

Tak hanya itu, setiap orang juga memiliki preferensi tersendiri dalam menerima ungkapan bentuk cinta.

Ada perbedaan 'bahasa' dalam cara setiap orang memberi dan menerima ungkapan cinta ini.

Itulah namanya love language atau bahasa cinta.

Kadang, karena perbedaan love language inilah, kita seringkali bertanya-tanya, apakah orang lain benar-benar menyayangi kita atau tidak.

Sehingga, perlu dipahami bahwa bisa saja kekasih benar-benar sayang, tetapi mereka hanya memiliki love language yang berbeda dari kita.

Ilustrasi pasangan kekasih. Mengenal love language dapat membantu mewujudkan koneksi yang bermakna dan hubungan yang sehat.
Ilustrasi pasangan kekasih. Mengenal love language dapat membantu mewujudkan koneksi yang bermakna dan hubungan yang sehat. (Pixabay.com)

Dengan memahami perbedaan love language inilah, diharapkan dapat membantu untuk mewujudkan koneksi yang lebih dekat dan hubungan yang sehat.

Rupanya, menurut konselor pernikahan Dr. Gary Chapman dalam bukunya “The 5 Love Languages”, ada lima tipe bahasa cinta.

Kelima tipe love language itu pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992.

Kelima bahasa cinta tersebut adalah 

  • Words of affirmation atau Kata-kata penegasan
  • Quality Time atau Waktu yang berkualitas
  • Physical Touch atau Sentuhan fisik
  • Acts of Service atau Tindakan pelayanan
  • Receiving Gifts atau Menerima hadiah

Baca juga: Tes Kepribadian: Kamu Lahir Hari Apa? Hari Lahirmu Bisa Ungkap Karakter Tersembunyi dalam Dirimu

Dikutip dari Healthline, berikut penjelasan singkat dari masing-masing bahasa cinta menurut Dr. Gary Chapman:

1. Words of Affirmation 

Bahasa cinta pertama adalah kata-kata penegasan atau words of affirmation.

Yakni, mengekspresikan kasih sayang dan apresiasi kepada orang tercinta melalui kata-kata, baik itu secara lisan, maupun tertulis.

Contoh words of affirmation adalah, sering mendengar kata-kata 'aku sayang kamu', diberi tahu seseorang betapa berharganya kamu, serta kalimat penyemangat.

Kadang, kita seringkali kesulitan mengatakan ungkapan cinta secara langsung.

Alternatifnya, kamu bisa menuliskannya lewat catatan atau pesan chat.

Yang terpenting adalah kamu mengakui perasaan cintamu melalui kata-kata.

ILUSTRASI catatan cinta
ILUSTRASI catatan cinta (pexels.com)

2. Quality Time 

Quality time adalah bahasa cinta di mana seseorang sangat menghargai waktu berkualitas yang dihabiskan bersama orang-orang yang ia sayangi.

Seseorang yang bahasa cintanya adalah quality time, mungkin merasa paling dicintai dan dihargai ketika orang-orang yang mereka sayangi meluangkan waktu untuk bersama dirinya dan memberikan perhatian penuh.

Contoh seseorang yang bahasa cintanya adalah quality time: kamu merasa terputus ketika tidak bisa menghabiskan cukup waktu dengan pasangan, berusaha keras meluangkan waktu untuk orang terkasih.

Namun perlu diingat bahwa setiap orang punya definisi quality time yang berbeda-beda pula.

Ada orang yang menghargai beberapa menit waktu khusus untuk duduk dan bersantai bersama di penghujung hari.

Sementara, ada pula yang menganggap quality time berarti menyisihkan waktu untuk menikmati aktivitas bersama.

Apa pun itu, quality time membutuhkan kehadiran sepenuhnya dan bebas dari gangguan.

Baca juga: 5 Pasangan Zodiak Ini Diramal Punya Karakter Berlawanan Secara Astrologi, Siapa Saja?

Baca juga: 6 Zodiak Ini Punya Sifat Sentimental dan Sangat Perasa: Cancer Hadapi Masalah Apa pun dengan Hati

3. Physical Touch

Physical touch atau sentuhan fisik sebagai bahasa cinta harus diperjelas bahwa ini adalah sentuhan fisik konsensual yang sesuai, seringkali terlihat berbeda tergantung pada situasi dan jenis hubungan yang dimiliki dengan seseorang.

Bagi orang-orang yang bahasa cintanya adalah sentuhan fisik, mengekspresikan dan menerima cinta melalui kontak fisik itu penting.

Sentuhan adalah cara mereka terhubung dan merasa terhubung dengan orang lain.

ILUSTRASI berpelukan.
ILUSTRASI berpelukan. (pexels.com)

Contohnya, merasa kesepian atau terputus ketika tidak mendapatkan kasih sayang fisik dari pasangan, merasa sangat dicintai saat dipeluk atau dicium, serta menikmati public display of affection (PDA) atau menunjukkan gestur kasih sayang di depan publik.

Mengekspresikan kasih sayang melalui sentuhan fisik dapat dilakukan melalui gerakan fisik kecil, seperti pelukan atau cuddle.

Dengan parameter harus konsensual, sentuhan fisik juga bisa melibatkan kontak yang lebih intim seperti berciuman, dan ya, hubungan seksual.

Sekali lagi, persetujuan atau konsen (consent) adalah suatu keharusan.

Kamu bisa mengekspresikan physical touch sebagai bahasa cinta hanya jika orang itu bersedia, ingin, dan tidak merasa risih,

4. Acts of Service

Acts of service atau tindakan melayani adalah bahasa cinta di mana tindakan lebih berarti ketimbang sekadar kata-kata.

Oleh karenanya, acts of service berarti melakukan hal-hal tanpa pamrih dan dipenuhi pengertian untuk orang lain.

Ingat pula, bahwa acts of service tidak melulu bersifat romantis; tetapi juga dapat diterapkan kepada teman dan anggota keluarga.

Contoh acts of service; membantu tanpa diminta, menjadi orang pertama yang muncul saat dibutuhkan, selalu siap untuk melakukan sesuatu demi orang terkasih, dan sebagainya.

Acts of service tidak harus berupa tindakan yang besar, tetapi bisa juga tindakan-tindakan kecil yang berarti.

Seperti, menuangkan kopi di pagi hari, atau menjalankan tugas untuk teman atau kekasih yang sibuk, membiarkan orang memilih di antara opsi yang tersedia, atau mengambilkan sesuatu untuk orang lain.

5. Receiving Gifts

Receiving Gifts atau menerima hadiah adalah bahasa cinta di mana kasih sayang diungkapkan lewat pemberian.

Namun, perlu diingat bahwa bahasa cinta ini tidak diperuntukkan bagi orang yang serakah atau materialistis.

Untuk seseorang yang bahasa cintanya adalah receiving gifts, itu lebih dari sekadar menginginkan atau memberikan barang.

ILUSTRASI memberikan hadiah.
ILUSTRASI memberikan hadiah. (pexels.com)

Bagi orang itu, harus ada makna mendalam di balik hadiah, dan hadiah itu tidak harus berupa barang-barang mewah atau mahal.

Contoh love language ini adalah rela meluangkan waktu demi memilih hadiah yang paling berarti, menghargai setiap pemberian atau hadiah tidak peduli berapa pun nilainya, sakit hati saat perayaan hari spesial dilewatkan tanpa adanya hadiah, dan sebagainya.

Menunjukkan cinta melalui hadiah bukan juga berarti pemborosan.

Kenang-kenangan akan sama-sama dihargai baik itu besar maupun kecil, hadiah adalah pengingat nyata bahwa ada orang-orang yang selalu di hati.

(TribunTernate.com/Rizki A.)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved