HUT RI ke 77

5 Fakta tentang Bendera Merah Putih: Bendera Pusaka Terakhir Dikibarkan pada 1968

Bendera Merah Putih, bendera nasional RI, akan dikibarkan dalam upacara di tingkat pusat maupun instansi dan sekolah di seluruh wilayah negeri.

Editor: Rizki A
YouTube Sekretariat Presiden
FOTO delapan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia di Istana pada 17 Agustus 2020 dikukuhkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pada Rabu, 17 Agustus 2022 hari ini, Republik Indonesia merayakan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan yang ke-71.

Adapun tema peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI 2022 adalah Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

Bendera Merah Putih, bendera nasional Republik Indonesia, akan dikibarkan dalam upacara di tingkat pusat maupun instansi dan sekolah di seluruh wilayah negeri.

Namun, dalam sejarah, penting untuk mengetahui seluk-beluk tentang Sang Saka Merah Putih.

Simak fakta-fakta tentang bendera Merah Putih atau dalam artikel ini.

Dikutip Tribunnews.com dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, berikut fakta bendera Merah Putih:

1. Sejarah Lahirnya Bendera Merah Putih

Kelahiran Bendera Sang Saka Merah Putih dilatarbelakangi oleh izin kemerdekaan dari Jepang pada 7 September 1944.

Jepang berjanji untuk memberikan kemerdekaan kepada para pejuang untuk memproklamasikan kemerdekaan.

Chuuoo Sangi In atau badan yang membantu pemerintah pendudukan Jepang terdiri dari orang Jepang dan Indonesia, menindaklanjuti izin tersebut dengan mengadakan sidang tidak resmi pada 12 September 1944, yang dipimpin oleh Ir Soekarno.

Adapun hal yang dibahas pada sidang tersebut adalah pengaturan pemakaian bendera dan lagu kebangsaan yang sama di seluruh Indonesia.

Lalu, hasil dari sidang ini adalah pembentukan panitia bendera kebangsaan Merah Putih dan panitia lagu kebangsaan Indonesia Raya.

2. Bendera Merah Putih Dijahit Fatmawati

Fatmawati menjahit Bendera sang Saka Merah Putih setelah dirinya dan keluarga kembali ke Jakarta dari pengasingan di Bengkulu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved