Beli BBM di Ternate Sekarang Tidak Dibatasi Lagi, Stok Aman
Harga BBM jenis Pertalite naik dari Rp 7.600 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian solar dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.800 dan Pertamax
Penulis: Laode Havidl | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM - Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengungkapkan, bahwa kenaikan harga BBM saat ini tidak berpengaruh pada kebutuhan atau stok BBM.
Adapun harga BBM terbaru yang mengalami kenaikan yaitu Pertalite menjadi Rp 10.000 per liter, harga solar menjadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax menjadi Rp 14.500 per liter.
Harga BBM jenis Pertalite naik dari Rp 7.600 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian solar dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.800 dan Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp.14.500 per liter.
Sementara untuk stok Pertalite sendiri tidak ada pembatasan.
“Tidak ada pembatasan yang pasti saat ini orang berbondong ke SPBU karena harga akan disesuaikan oleh pemerintah,”ungkapnya.
Baca juga: Harga Telur Ayam di Ternate Naik Menjadi Rp 2.300 Per Butir
Baca juga: Tolak BBM Naik, Seluruh Kader IMM Maluku Utara Turun ke Jalan Tanggal 5 September 2022
Sementara Risa Manager SPBU Kampung Makasar Timur, mengatakan kenaikan BBM dilakukan secara nasional, maka di Daerah hanya menyesuaikan saja.
“Kita hanya menyesuaikan harga saja, untuk stok sendiri selalu terpenuhi,”pungkasnya.
Salah satu pengecer Arif, mengaku, untuk kenaikan di pengecer dikarenakan yang kita terima dari pihak ketiga juga sudah naik sehingga kita juga ikut naikan.
“Kita ini beli dari orang lain, karena kita tidak bisa secara langsung beli di SPBU, jika mereka jual kita dengan harga yang tinggi mau tidak mau kita juga jual di harga tinggi agar bisa memiliki untung,”katanya.
Untuk diketahui, Pertalite di pengecer setengah Aqua dijual dengan harta Rp 15-18 ribu per setengah botol Aqua, sementara Pertamax Rp 20-25 ribu per setengah botol aqua. (*)