Harga Kopra Maluku Utara

Harga Kopra Maluku Utara: Kopra Petani Sekarang Dihargai Rp 5 Ribu Per Kilogram

Harga Kopra Maluku Utara di sejumlah gudang di Halmahera Utara dihargai pembeli Rp 5.500 per kilogram.

Penulis: Arafik Hamid | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Arafik Hamid
Tampak para petani di Halmahera Utara sedang mengisi kopra ke dalam karung setelah matang dari pengasapan ditengah anjloknya Harga Kopra Maluku Utara. 

TRIBUNTERNATE.COM- Harga Kopra Maluku Utara terus mengalami penurununan.

Harga Kopra Maluku Utara di sejumlah gudang di Halmahera Utara dihargai pembeli Rp 5.500 per kilogram.

Adapun, Harga Kopra Maluku Utara dihargai sebagian pembeli diangka Rp 6.700 per kilogram. 

Saat ini, Harga Kopra Maluku Utara  berbeda dari dua pekan sebelumnya yang masing diangka Rp 7.500 per kilogram.

Harga Kopra Maluku Utara yang demikian tak pasti menyebabkan petani kelapa merasa sangat terpukul.

Awi misalnya mengatakan, semangat Ia dan teman-teman petani yang lain turun drastis.

Sebab, bila dikaitkan dengan harga kopra sekarang tentu sangat tidak berimbang dengan biaya produksi dikeluarkan.

"Bagaimana Torang (kami) mo datap untung kalau harganya model ini,"keluh Awi, Selasa (13/9/2022).

Padahal, petani di Halmahera Utara ucap Awi, sangat bergantung dengan komuditas kelapa untuk mengolah jadi kopra.

Belum lagi, kebutuhan bahan pokok hampir semua ikut mahal seiring dengan naiknya harga BBM.

"Torang bergantung sekali deng (Dengan) kopra. Kalau harganya model ini torang mau biking bagimana,"ujar Awi dengan nada pasrah.

"Masih Rp 6 ribu per kilogram saja torang terasah apalagi Rp 5 ribu per kilogram,"tambahnya.

Baca juga: Harga Kopra Maluku Utara Terus Turun, Petani Kelapa Pasrah, Hanya Dihargai Rp 5 Ribu per Kilogram

Baca juga: Harga Rempah Ternate Hari Ini, 10 September 2022: Kopra Turun, Pala dan Cengkeh Stagnan

Sedangkan, salah satu pembeli kopra di Halmahera Utara atas nama Koac mengatakan, pekan kemarin Ia masih membeli dengan harga Rp 7 ribu per kilogram.

Tapi sekarang dengan terpaksa dibeli dibawa itu karena harga kopra memang lagi turun.

"Saya sekarang beli Rp 5.500 per kilogram,"ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Halmahera Utara, Nyoter J Koenoe menjelaskan, anjloknya harga komoditi Kopra disebabkan karena stok kopra di pabrik melimpah dan pengaruhnya dengan pasar global.

"Stok di pabrik melimpah makanya harga kopra terus turun,"singkatnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved