Liga Inggris
Kehebatan Erling Haaland Kini di Atas Angin, Pep Guardiola Belum Puas: Dia Belum Main Maksimal
Erling Haaland jadi Top Scorer nomor satu, Pep Guardiola masih belum puas, sebut masih bisa lebih baik.
Penulis: Ifa Nabila |
TRIBUNTERNATE.COM - Pemain sepak bola asal Norwegia, Erling Haaland, kini menjadi bintang baru di Manchester City.
Tak menutup kemungkinan Erling Haaland bisa menjadi megabintang Manchester City seperti Cristiano Ronaldo di Manchester United.
Bahkan sempat beredar viral sebuah video di mana penggemar Manchester United ingin Erling Haaland bergabung dengan Setan Merah.
Baca juga: Andai Obsesi Dapatkan Harry Kane Terwujud, Man City Tak Bakal Segarang Ini Bersama Erling Haaland
Bagaimana tidak, kini Erling Haaland tercatat sebagai Top Scorer nomor satu di Liga Inggris.
Meski kehebatannya sudah tak diragukan, pelatih Manchester City, menyebut bahwa penampilan Erling Haaland selama di bawah kepemimpinannya belum maksimal.
Pep Guardiola seperti masih kurang puas dan memilih untuk tidak memuji Erling Haaland secara berlebihan.
Baca juga: Termasuk Pelatih Terbaik, Pep Guardiola Malah Kesal Dipuja-puja, Singgung soal Erling Haaland
Pasalnya, ia yakin Erling Haland yang masih berumur 22 tahun itu masih bisa mengembangkan potensinya lebih jauh.
"Dia masih muda dan kelaparan (akan gol). Secara individu dia masih bisa berkembang," ungkap Pep Guardiola, dikutip TribunTernate.com dari skysports.com.
"Dia masih bisa jadi lebih baik, saya yakin akan hal itu. Hubungannya dengan para rekan di tim akan membuatnya menjadi pemain yang lebih baik seiring berjalannya waktu," harap Guardiola.
Menurut sang juru taktik, Erling Haaland tak hanya hebat di lapangan, tetapi juga dalam pergaulan.
Sosoknya dewasa dan punya karakter yang baik serta keseriusan dalam bermain.
Baca juga: Manchester City Vs Borussia Dortmund: Prediksi Susunan Pemain dan Skor, Haaland Bakal Bantai Mantan?
Pep Guardiola Ingin Erling Haaland Jadi Sorotan
Pep Guardiola, masuk daftar pelatih sepak bola terbaik.
Mendapat gelar itu dan disertai banyak pujian, Pep Guardiola malah kesal.
Ia ingin publik fokus kepada para pemainnya, misalnya Erling Haaland yang begitu berprestasi, bukan malah fokus pada peran pelatih seperti dirinya.

Saat wawancara, Pep Guardiola membahas beberapa pertanyaan tentang seberapa cepat Erling Haaland beradaptasi dengan kehidupan di Manchester City.
Sang juru taktik mengatakan, pemain harus mendapat pujian atau apresiasi lebih dibandingkan manajer atau pelatih.
Menurut Pep Guardiola, pelatih klub sepak bola selalu mendapat pujian berlebihan.
Para pelatih dianggap punya pengaruh utama terhadap para pemain.
Hal ini membuat Pep Guardiola lebih banyak membahas tentang anak emasnya, Erling Haaland.
Pemain baru Manchester City itu sudah mencetak 12 gol dalam tujuh pertandingan Liga Premier.
Guardiola sempat kesal saat laga melawan Sevilla, di mana skuadnya mengoper bola terlalu cepat kepada Haaland, meski laga itu berakhir kemenangan 4-0 atas The Citizens.
Pelatih asal Spanyol ini juga menyinggung soal Haaland bakal ketemu mantan timnya, Borussia Dortmund di putaran kedua Liga Champions pada Kamis (15/9/2022) pukul 02.00 WIB.
Guardiola yang dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di Liga Premier percaya bahwa keahlian para pemainnyalah yang paling menentukan hasil.
"Ini bukan soal apa yang harus kalian lakukan, tapi kapan kalian harus melakukannya. Itulah mengapa sepak bola itu sangat sulit," ujarnya.
"Saya mengatakan berkali-kali ketika kami membuat (analisis) dari video-video pertandingan dan kami mem-pause dan berkata 'Lihatlah, ada ruang di sana', ini palsu."
"Bagaimana kalian harus membuat keputusan, berapa kali kalian melakukannya, ini semua diserahkan kepada para pemain. Saya sudah bilang berkali-kali: Kami, para manajer, terlalu dipuja-puja atas pengaruh kami."
"Pertandingan itu milik mereka (para pemain), keputusan harus dibuat dan mereka dapat melakukannya (dalam pertandingan) dan mengulangnya lagi sebanyak yang mereka inginkan," jelasnya.
(TribunTernate.com/Ifa Nabila)