Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Ratu Elizabeth II Meninggal: David Beckham Ikut Antre Hampir 13 Jam demi Beri Penghormatan Terakhir

David Beckham rela menunggu lebih dari 12 jam dalam antrean untuk mendekati peti jenazah Ratu Elizabeth II di Westminster Hall.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Rizki A
Instagram/davidbeckham
David Beckham berfoto bersama Pangeran William, cucu Ratu Elizabeth II 

Pesepakbola kelahiran London, 2 Mei 1975 itu ikut bergabung antrean untuk berbagi rasa kebersamaan dengan orang lain.

"Kamu tahu, hal seperti ini hari ini dimaksudkan untuk dibagikan bersama," kata David Beckham kepada wartawan dalam antrean.

Selama mengantre, David Beckham juga sempat terlihat membeli donat dan membaginya dengan sesama warga yang mengantre.

Tak hanya David Beckham, tampak pula beberapa tokoh terkenal lain yang turut mengantre.

Seperti mantan perdana menteri Theresa May, presenter acara This Morning -Holly Willoughby dan Phillip Schofield-, dan pembawa acara Good Morning Britain Susanna Reid.

Momen David Beckham mengantre untuk memberi penghormatan terakhir kepada Ratu Elizabeth II pun terekam kamera milik situs berita seputar Kerajaan Inggris.

Rekaman tersebut pun diunggah di akun Twitter-nya, @RoyalCentral.

Mengira Datang Lebih Awal Antreannya Lebih Sepi

Kemudian, David Beckham memberikan pernyataan lebih lanjut kepada wartawan saat ikut mengantre jelang pemakaman Ratu Elizabeth II.

Jelang memberikan penghormatan terakhir kepada Sang Ratu, David Beckham menyatakan bahwa momen bergabung dengan antrean ini istimewa.

David Beckham, yang mengantre selama 13 jam, ditunjuk sebagai OBE untuk layanan sepak bola pada Juni 2003 dalam daftar penghargaan ulang tahun Ratu Elizabeth II.

“Setiap kali kami berdiri di sana ketika kami mengenakan kemeja Three Lions itu dan ada ban lengan saya dan kami menyanyikan God Save the Queen, itu adalah sesuatu yang berarti begitu banyak bagi kami," kata David Beckham kepada ITV News, sebagaimana dikutip dari The Guardian.

“Setiap kali kami melakukannya, itu adalah sesuatu yang istimewa. Jadi, ini adalah hari yang pasti sulit, dan sulit bagi bangsa, sulit bagi semua orang di seluruh dunia, karena menurut saya, semua orang merasakannya, dan segenap duka kami bersama keluarga dan semua orang di sini hari ini," lanjutnya.

“Karena istimewa berada di sini, untuk merayakan, dan mendengar cerita berbeda yang orang-orang katakan.”

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved