Bongkar Munafiknya FIFA, Aktivis Ungkap Israel Persulit Warga Palestina di Piala Dunia Qatar 2022

Aktivis HAM blak-blakan menyoroti bagaimana Israel dibiarkan bebas mempersulit warga Palestina yang ingin menonton Piala Dunia Qatar 2022.

Penulis: Qonitah Rohmadiena | Editor: Ifa Nabila
Ozan Kose/AFP
Ilustrasi FIFA - Aktivis HAM blak-blakan menyoroti bagaimana Israel dibiarkan bebas mempersulit warga Palestina yang ingin menonton Piala Dunia Qatar 2022. 

TRIBUNTERNATE.COM - Untuk pertama kalinya ajang Piala Dunia FIFA digelar di negara Arab tepatnya Qatar.

Pada November 2022 ini, Qatar akan menjadi negara timur tengah pertama yang menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini.

Status Qatar yang berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 disambut antusias dan meriah oleh masyarakat Palestina.

Baca juga: Bantai Maccabi Haifa di Israel, Trio Bintang PSG Messi, Neymar dan Mbappe Kompak Sumbang 1 Gol

Seperti yang diketahui, Qatar adalah negara Arab yang tegas membela hak-hak Palestina serta menentang keras Israel.

Dilansir dari Aljazeera, lewat ajang Piala Dunia 2022, Qatar turut membela hak Palestina yang mana memastikan warga Palestina bisa datang menonton event yang digemari oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia ini.

Baca juga: Piala Dunia Qatar 2022 Jadi Momen Mediasi? Ini Sejarah Israel Tindas Palestina Lewat Sepak Bola

Namun Ketua dari NGO Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania, Ramy Abdu menyoroti sikap FIFA yang munafik.

Di satu sisi FIFA menekan sejumlah negara untuk mematuhi standar HAM versi mereka.

Ramy Abdu mencontohkan bagaimana FIFA menekan pemerintah Iran agar memperbolehkan wanita untuk datang menonton pertandingan sepak bola.

Kemudian Ramy Abdu juga mengungkit soal FIFA yang menskors klub sepak bola asal Rusia.

Lalu Ramy Abdu menyoroti bagaimana FIFA seolah-olah buta akan permasalahan di timur tengah, tepatnya aksi Israel yang menindas Palestina.

Baca juga: Piala Dunia 2022 Bantu Soroti 15 Tahun Blokade Israel, Pesepakbola Palestina: Israel Tak Hormati HAM

"Israel telah berulang kali menghalangi diadakannya pertandingan final Palestina dengan mencegah pergerakan pesepakbola Palestina antara Jalur Gaza dan Tepi Barat," ujar Ramy Abdu.

Ramy Abdu kemudian mengungkit bagaimana nanti penduduk di Jalur Gaza akan sulit berpergian melewati daerah kekuasaan Israel demi bisa menonton Piala Dunia 2022 di Qatar.

Ramy Abdu menegaskan Israel menindas Palestina mulai dari sektor politik, kemanusiaan hingga olahraga.

(TribunTernate.com/Qonitah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved