Dinas Perhubungan Morotai Tetapkan Tarif Damri, Minibus dan Bentor Naik 20 Persen

Pasca kenaikan harga BBM, Dinas Perhubungan Morotai naikan tarif angkutan bus damri, minibus dan bentor naik 20 persen.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
TARIF: Kepala Dinas Perhubungan Pulau Morotai, Zulkifli Ibrahim mengaku pihaknya resmi menaikan tarif damri, minibus dan bentor sebesar 20 persen. Hal ini berdasarkan hasil rapat dengan sejumlah stakeholder, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Kepala Dinas Perhubungan Pulau Morotai, Zulkifli Ibrahim mengatakan tarif angkutan untuk bus damri, minibus, dan bentor naik 20 persen.

Kenaikan ini menyusul, penyesuaian kenaikan harga BBM bersubsidi, sejak awal September ini.

Tarif angkutan umum ini terdiri dari tarif dalam pusat kabupaten, maupun antarkecamatan di Pulau Morotai.

Untuk bentor yang melayani hanya di pusat kabupaten dan desa-desa, di sekitar Kecamatan Morotai Selatan.

Baca juga: Saling Lempar Batu Saat Demo, Belasan Mahasiswa di Ternate Ditangkap Polisi

"Terkait dengan tarif angkutan, kami sudah melakukan pembahasan bersama stakeholder terkait."

"Dan bersama telah bersepakat, bahwa tarif angkutan umum di hari Senin kemarin, sudah disepakati bersama, "katanya Senin (19/9/2022).

Draf tarifnya Zulkifli menjelaskan sudah diserahkan, ke bagian hukum untuk dibuatkan dokumen konsideran.

"Sudah kami serahkan drafnya ke bagian hukum, nanti dilihat konsideran hukumnya, kemudian kalau sudah pas kemudian ditandatangani oleh Bupati."

"Jadi kami menunggu apabila apabila sudah ditandatangani oleh bupati, berarti sah berlaku, baik angkutan bus damri, dan minibus maupun bentor, "jelasnya.

Baca juga: Bergerak Bersama Bangkit & Bermartabat Tema Harla Maarif Halmahera Utara ke-93

Sesuai dengan rapat bersama stakeholder, disepakati tarif yang sebelumnya dalam kesepakatan tersebut, juga tarif sudah ada perubahan dinaikkan 20 persen.

"Jadi pastinya tarif ini naik dari tarif sebelum, bisa saya katakan kurang lebih di angka 20 persen. Namun dalam perhitungannya, kami tidak mematok 20 persen, karena kita mengacu ke SK Dirjen Perhubungan Darat."

"Terkait dengan formula tarif angkutan itu, drafnya ada namun belum bisa disampaikan sebelum ditandatangani oleh pejabat Bupati. Semuanya dibahas dari semua Kecamatan dari Daruba ke Sopi, Bere-bere Buho-buho itu semua sudah ada, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved