Kasus Dosen Unpatti Pukul Mahasiswa hingga Memar: Korban Masih Belum Bisa Ikut Kuliah

Akibat dipukul hingga memar oleh dosen Unpatti tersebut, hingga kini Salim tidak dapat mengikuti perkuliahan.

Editor: Rizki A
KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Salim Souwakil, seorang mahasiswa Program Studi Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Penididkan (FKIP) Universitas Pattimura Ambon menjadi korban penganiayaan oleh dosennya sendiri, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang dosen di Universitas Pattimura (Unpatti) dikabarkan memukul seorang mahasiswa baru.

Diketahui, dosen tersebut bernama Franky Ubra, sementara korban bernama Salim Souwakil.

Salim Souwakil sendiri merupakan mahasiswa baru Program Studi (prodi) Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Unpatti Ambon.

Diduga, Franky Ubra memukul Salim Souwakil lantaran berada di bawah pengaruh alkohol.

Akibat dipukul hingga memar oleh dosen Unpatti tersebut, hingga kini Salim tidak dapat mengikuti perkuliahan.

Alhasil, laporan tertulis kasus dosen Unpatti itu diwakilkan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) untuk diteruskan kepada Ketua Jurusan.

Penyerahan laporan itu berlangsung di ruang rapat Jurusan Pendidikan IPS, Rabu (21/9/2022) pagi.

Sementara itu, Ketua Jurusan IPS FKIP Unpatti Ambon Wiclif Pinoa membenarkan terjadinya insiden pemukulan terhadap mahasiswa baru atas nama Salim Souwakil.

Pinoa juga menerima langsung laporan kasus pemukulan yang dilakukan Franky Ubra.

Dia menegaskan akan menyelesaikan kasus tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved