Kasus Dosen Unpatti Pukul Mahasiswa hingga Memar: Korban Masih Belum Bisa Ikut Kuliah

Akibat dipukul hingga memar oleh dosen Unpatti tersebut, hingga kini Salim tidak dapat mengikuti perkuliahan.

Editor: Rizki A
KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Salim Souwakil, seorang mahasiswa Program Studi Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Penididkan (FKIP) Universitas Pattimura Ambon menjadi korban penganiayaan oleh dosennya sendiri, Selasa (20/9/2022). 

Saat itu, dia bersama sejumlah temannya tengah berbincang.

Lantas, datang Franky Ubra alias FU sembari menanyakan perihal kegiatan mereka.

Di saat yang sama, teman korban juga meminta mereka untuk segera meninggalkan ruang kelas.

Sontak, korban langsung menjawab, tetapi FU malah langsung mendatangi korban dan melayangkan pukulan ke arah wajah.

Setelah melancarkan aksinya, FU langsung meninggalkan korban. 

"Saya jawab 'iyo' untuk teman saya, tapi dikira jawaban itu untuk dosennya," ujarnya.

Menurutnya, dosen tersebut merasa tersinggung dengan jawabannya yang dinilai tidak sopan.

Padahal, jawaban korban ditujukan untuk teman seangkatannya. Dia pun menduga oknum dosen itu dalam keadaan mabuk.

"Tercium bau miras," cetusnya.

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Kronologi dan Penyebab Oknum Dosen Pukul Mahasiswa Unpatti Ambon, Kini Keberadaannya Tak Diketahui

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Dosen Unpatti Penganiaya Mahasiswa Bakal Disanksi, Mahasiswa; Sering Terjadi Pemukulan

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Dianiaya Dosen Unpatti, Salim Souwakil Hingga Kini Belum Bisa Kuliah

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved