Liga Inggris
Legenda Liverpool Sindir soal Harga Rp 1,6 T, Jack Grealish: Ya Maaf Saya Tak Segacor Erling Haaland
Kedatangan Jack Grealish dari Aston Villa ke Manchester City pada Agustus 2021 lalu sempat menghebohkan lantaran harganya yang mahal, yakni Rp 1,6 T
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pemain Manchester City, Jack Grealish, membandingkan dirinya dengan sang bintang baru di skuadnya, Erling Haaland.
Kedatangan Jack Grealish dari Aston Villa ke Manchester City pada Agustus 2021 lalu sempat menghebohkan lantaran harganya yang mahal.
Muncul kritikan lantaran performa Jack Grealish tak sebagus harganya yang menjadi rekor tersebut.
Baca juga: Jack Grealish Terheran-heran Legenda Liverpool Sering Kritik Dirinya di Man City: Ada Masalah Apa?
Baca juga: Andai Obsesi Dapatkan Harry Kane Terwujud, Man City Tak Bakal Segarang Ini Bersama Erling Haaland
Berbeda dari Erling Haaland yang baru bergabung Juli 2022 dari Borussia Dortmund namun performanya langsung gacor dan masuk daftar top scorer.
Kritikan terpedas terhadap Jack Grealish diucapkan oleh legenda Liverpool, Greame Souness.
Legenda berumur 69 tahun itu tak henti-hentinya membahas keburukan Jack Grealish dan menyindir soal harganya yang mahal.
Jack Grealish menyadari betul itu sudah menjadi risiko dirinya sebagai pemain klub raksasa Inggris dan memang pencapaiannya belum maksimal.
"Ini hanya bagian tak terpisahkan dari permainan. Saya harus belajar menghadapinya," ujar Jack Grealish, dikutip dari liverpoolecho.co.uk.
"Jika seseorang mengatakannya (kritik) seperti ibu atau ayah saya, mungkin saya akan lebih banyak mendengarkan."
Baca juga: Guardiola Bela Grealish, Salahkan Bruyne dan Gundo di Laga City Vs Dortmund: Harusnya Bantu Haaland
"Ketika saya menandatangani kontrak dengan Man City dengan harga yang menyertainya, saya tahu itu tidak menyenangkan lantaran saya tidak memulai seperti yang dilakukan Erling Haaland," paparnya.
Diketahui, mantan pemain Liverpool itu sempat mengkritik Jack Grealish pada awal pekan ini di talkSPORT.
Sang legenda mengklaim bahwa pemain 27 tahun itu belum ada perbaikan sejak transfer seharga 100 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,6 triliun dari Aston Villa tahun lalu.
Dikutip TribunTernate.com dari liverpoolecho.co.uk, ini bukan kali pertamanya Souness melontarkan kritik kepada Grealish dan menyinggung soal kontrak harga fantastis tersebut.
Bahkan Souness berkali-kali membahas hal itu dalam berbagai kesempatan dalam minggu yang sama.
Grealish sampai terheran-heran mengapa Souness sering mengkritik dirinya.
"Saya tidak tahu apa masalah (Souness) dengan saya," kata Grealish.
"Dia sering membahas berbagai hal tentang saya," sambungnya.
Baca juga: Cetak Gol untuk Man City setelah Dikritik, Jack Grealish Malah Kena Tendangan Kung-Fu Bintang Wolves
Pemain kelahiran Birmingham ini mengaku tahu namun tak mau terlalu menyimak pemberitaan miring soal dirinya yang berdasarkan ucapan Souness.
"Saya mencoba untuk tidak membaca banyak-banyak, tapi sulit ketika Anda tahu dia ada di Sky Sports dan Talksport, dan itu ada di mana-mana di tempat latihan," ujar Grealish.
"Dia jelas pemain hebat dan sering menang, tapi saya tidak tahu mengapa dia kerap membahas tentang saya atau masalah apa yang sedang dia hadapi."
Grealish menyebut, dirinya tak bisa berbuat banyak atas kritikan yang tertuju pada dirinya.
Apalagi di zaman sekarang, ada banyak pakar dan dengan adanya media sosial maka segalanya cepat tersebar.
Kini, Grealish berusaha pasrah lantaran sudah risikonya untuk menghadapi semua ini dan berusaha untuk menjadi lebih baik.
Baca juga: Alasan Graham Potter Harus Kubur Impian Rebut Harry Kane dari Spurs, gara-gara Antonio Conte?
Jack Grealish Dibela Kevin De Bruyne
Kevin De Bruyne tak hanya kesal soal pembahasan mengenai pencapaian Jack Grealish yang minim di Manchester City musim ini.
Namun juga soal kehidupan pribadi Jack Grealish yang turut menjadi sorotan.
Dikutip TribunTernate.com dari dailymail.co.uk, Kevin De Bruyne menganggap media selalu bersikap berlebihan terhadap pemain berkebangsaan Inggris.

De Bruyne menyebut, jika saja Grealish bukan orang Inggris, pasti kehidupan pribadinya tak akan terlalu disorot.
Diketahui, kehadiran Grealish di Manchester City menjadi rekor transfer klub tersebut pada 2021 lalu.
Grealish bergabung dari Aston Villa dengan harga 100 juta poundsterling setelah ia sempat bersinar pada laga Euro 2020.
Namun, Grealish ternyata kesulitan saat mengawali kariernya di Etihad.
Ia hanya menyumbang enam gol dan empat assis musim lalu dari 39 penampilan.
Pemain 27 tahun itu baru mencetak gol pertamanya di musim ini saat City menang 3-0 atas Wolves pada Sabtu (17/9/2022) lalu.
Tak hanya jadi sorotan atas penampilannya di lapangan, kehidupan pribadi Grealish juga tersorot.
Beredar foto-foto Grealish selama musim panas di berbagai tempat, yakni Manchester, Ibiza, hingga Las Vegas.
Momen Grealish menghabiskan waktu dengan berpesta juga beredar setelah City merebut gelar liga pada Mei 2022 lalu.
De Bruyne memandang ini tidak adil, di mana kehidupan pribadi rekannya itu tak seharusnya diumbar.
"Ini bukan tentang sepak bola. Di luar sepak bola, fokusnya lebih pada mereka (pemain Inggris)," ujar pemain Belgia ini.
"Saya tahu, karena mereka orang Inggris maka orang-orang jadi lebih ingin tahu. Saya lebih merasa seperti pemain asing, misalnya jika keluar menikmati malam, jarang ada yang menyorot," paparnya.
De Bruyne merasa tidak adil lantaran kehidupan pesepakbola Inggris seperti terkekang.
"Saya merasa jika seorang pemain Inggris keluar, pasti di situ ada media. Saya pikir orang-orang juga tahu ini," ungkap De Bruyne.
"Apa yang di lakukan di kehidupan pribadinya ya biarkan saja, tak seorang pun harus peduli, tapi tetap saja orang-orang penasaran," tandasnya.
Grealish Dibela Guardiola
Guardiola membela Jack Grealish yang dikritik karena penampilan buruknya di laga melawan Borussia Dortmund.
Malahan, Pep Guardiola, menyalahkan Kevin De Bruyne dan Ilkay Gundogan yang melewatkan kesempatan emas untuk membantu Erling Haaland.
Dikutip TribunTenate.com dari theguardian.com, Jack Grealish seolah dikucilkan dalam pertandingan itu meski berakhir kemenangan bagi Manchester City.
Guardiola mencadangkan Grealish pada menit 58 beserta Gundogan dan Riyad Mahrez, tak lama setelah Jude Bellingham mencetak gol pembuka di Stadion Etihad.
Performa City meningkat ketika gol dari John Stones dan Haaland membalikkan keadaan.
Diketahui, Grealish memang belum mencetak gol atau menciptakan asisst pada musim ini.
Ia hanya mencatatkan enam gol dan empat assist dalam 38 pertandingan di seluruh kompetisi kampanye pertama City.
Guardiola pun diminta menanggapi kekurangan anak asuhnya itu.
Alih-alih ikut mengkritik, Guardiola membela Grealish.
"Dia memulai dengan sangat baik, tapi harus berhenti karena maslaah di pergelangan kaki," ujar Guardiola.
"Pertandingan kemarin pada sepertiga babak kedua dia adalah satu-satunya yang ada di depan, membuat serangan agresif satu lawan satu."
"Tapi untuk membuat aissist, tak ada rekan-rekannya untuk dioper sehingga dia jadi seperti terkucilkan," tuturnya.
Guardiola juga menyalahkan De Bruyne dan Gundo yang seharusnya ada di dekat Grealish untuk bekerjasama dengan Haaland.
"Ketika dia melawan full-back, hanya ada Erling di sana. Gundo tidak ada di sana, Kevin juga tidak ada, padahal harusnya mereka di sana," ucap Guardiola.
"Di pertengahan babak, apalagi ketika ada kesempatan menguasai bola, kami tidak membuat pergerakan untuk saling bantu dengan para pemain yang mendapatkan bola dan memudahkannya."
"Saya lebih dari bahagia dan senang dengan apa yang dia lakukan sekarang. Kini hanya masalah waktu untuk mendapatkan kembali sedikit momentum yang sempat dia miliki di awal musim," ucap Guardiola optimis.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)