Breaking News:

Tabrak Angkot di Sukabumi hingga 3 Orang Tewas, Ibu-ibu Pengemudi Xpander Mengaku Remnya Blong

Untuk menguji pengakuan EH, Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota akan melakukan pengecekan kendaraan atau Ram Cek, Jumat (23/9/2022).

Editor: Rizki A
TribunJabar.id/Dian Herdiansyah
Kecelakaan lalu lintas, mobil Xpander warna silver menyeruduk angkot di Jalan RA Kosasih, tepatnya di dekat simpang jalan Perum Pesona Cibeureum, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Kamis (22/9/2022). Tiga korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini. 

TRIBUNTERNATE.COM -  Kecelakaan maut terjadi di Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Sebuah mobil Mitsubishi Xpander bernomor polisi F1349OJ melaju tak terkendali hingga menabrak angkot jurusan Sukaraja-Kota Sukabumi, Kamis (22/9/2022) pagi.

Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu terekam kamera CCTV yang berada di Kompleks Pesona Cibuereum, Kota Sukabumi.

Akibat kecelakaan ini, tiga orang meninggal dunia.

Sementara diketahui pengemudi mobil Xpander warna silver bertransmisi matic itu berinisial EH (71).

Dalam pengakuannya, EH menyebut bahwa rem mobilnya blong sehingga hilang kendali.

Untuk menguji pengakuan EH, Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota akan melakukan pengecekan kendaraan atau Ram Cek, Jumat (23/9/2022).

Gakkum Satlantas pun akan memastikan pengakuan pengemudi Xpander tersebut dengan melakukan uji ramp check atau kelayakan kendaraan yang melibatkan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi dan pihak agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang mengeluarkan Mitsubishi Xpander.

Baca juga: Emak-emak Naik Xpander Hantam Angkot hingga Terpental: Sopir, Penumpang, dan Pedagang Cakue Tewas

"Akan mengadakan uji ramp check bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, kemudian juga kita akan berkoordinasi dengan ATPM yang mengeluarkan Mitsubitsi Xpander kita undang juga, untuk memastikan bahwa fungsi dari mesin tersebut, apakah sesuai dengan pengakuan pengemudi Xpander atau ada faktor lain yang menyebabkan hal tersebut," jelasnya Kanit Gakkum Satlantas IPDA Jajat Munajat, Kamis (22/9/2022) malam tadi.

Jajat menyebut, di tempat kejadian tidak ditemukan bekas pengereman.

Temuan ini diperkuat hasil wawancara singkat polisi dengan pengemudi Xpander yang mengaku rem kendaraannya tidak berfungsi atau rem blong.

"Jadi sempat wawancara singkat, namun kita masih dalam pendalaman. Pengemudi mengatakan penyebab dari hal tersebut adalah pengereman yang tidak berfungsi dengan baik atau rem blong. Namun itu perlu pembuktian," jelasnya.

Berdasarkan data Samsat Mobile Jawa Barat (Sambara), mobil yang dikemudikan EH adalah Mitsubishi Xpander 1.5L Ultimate matik warna silver metalik keluaran tahun 2018.

Mobil yang dikemudikan oleh EH ini merupakan Multi Purpose Vehicle (MPV) atau jenis mobil yang dirancang sebagai mobil keluarga yang memiliki fitur-fitur keselamatan salah satunya sistem pengereman antilock braking system (ABS).

 

"Pengakuan pengemudi rem blong ini, masih kita dalami. Sementara fitur mobil yang digunakan pengemudi memeliki pengereman ABS. Disitulah perlu adanya Ram Cek kendaraan," pungkas Jajat.

Penulis: Dian Herdiansyah

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Nenek yang Kendarai Xpander dalam Kecelakaan Maut di Sukabumi Ngaku Rem Blong, Polisi Akan Cek Mobil

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nenek-nenek Pengemudi Xpander Maut di Sukabumi Mengaku Rem Blong, Begini Tanggapan Polisi

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved